NTB.Suara.com - Dedi Mulyadi mendatangi sekolah tempat Sabil sempat mengajar sebelum berhenti karena kritik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Di sekolah, Kang Dedi bertemu dengan satpam sekolah yang bernama Erto, kepada Kang Dedi Erto mengatakan jika Sabil sosok yang baik dan alim. “Orangnya alim, bersih dan disenangi oleh siswa. Kadang - kadang kita komunikasi,” kata Erto dilansir dari youtube Kang Dedi Mulyadi.
Kang Dedi sempat berkeliling sekolah didampingi dengan satpam, Erto selaku satpam mengaku kehilangan rekan kerja orang baik seperti Sabil.
Sabil atau Muhammad Sabil berhenti mengundurkan diri dari tempatnya mengajar karena kritiknya dipermasalahkan oleh Ridwan Kamil sampai melaporkan Sabil ke sekolahnya tempat mengajar.
Kata Maneh dalam komentar Kang Sabil di Instagram Ridwan Kamil membuat Kang Emil tersinggung. Kata tersebut dinilai tidak pantas diucapkan oleh seorang guru. Sabil sebenarnya mengkritik jas kuning yang digunakan Kang Emil saat melakukan zoom dengan siswa SMP. Menurut Sabil jas kuning identik dengan partai Golkar.
Masalah ini kemudian membesar dan mengundang komentar banyak pihak, Budayawan Cirebon yang diwawancarai Kang Dedi mengatakan kata Maneh digunakan sebagai bentuk keakraban, tetapi dalam beberapa daerah kata Maneh tidak sopan.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?