NTB.Suara.com - Politisi Golkar, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi mendukung penuh langkah Mahfud MD untuk membongkar aliran dana mencurigakan di Kementerian Keuangan yang dipimpin Sri Mulyani.
Kang Dedi mengatakan aliran dana Rp349 triliun yang diungkap ke publik harus dibuktikan secara konkrit melalui data yang tuntas sehingga publik bisa memahami masalahnya secara menyeluruh. Langkah Mahfud menurut Kang Dedi sudah tepat membuka ke publik walaupun Komisi III mempermasalahkannya.
“Setiap pengungkapan sesuatu harus dibuktikan secara konfrehensif dibuktikan kepada publik agar bisa dipahami secara utuh. Dana Rp349 triliun harus diusut tuntas, sumber keuangannya satu per satu dan siapa yang melakukan,” kata Kang Dedi dilansir dari Channel youtube KDM.
Mahfud MD menurut Kang Dedi memiliki kapasitas yang mumpuni untuk mengawal kasus besar di Indonesia. Berkaca dari kasus Ferdy Sambo yang berhasil dibongkar tuntas karena dikawal langsung oleh Menkopolhukam tersebut.
“Pak Mahfud MD fenomena yang luar biasa dia selalu tampil di isu-isu yang berat di republik ini, dan dengan kewenangan yang dimilikinya, mampu menuntaskan masalah itu. Salah satunya kasus Ferdy Sambo. Pak Mahfud tampil untuk mewakili keinginan publik agar masalah tersebut bisa diselesaikan sampai akhir. Untuk masalah ini pun saya yakin pak mahfud MD akan tampil kembali, dimana masalah yang mengguncang republik ini yang membuat orang penasaran, beliau bisa menyelesaikannya,” kata Kang Dedi memuji Mahfud.
Mahfud MD akan berhadapan dengan Komisi III DPR RI pada Rabu mendatang, dia mengaku siap membuka data soal aliran dana Rp349 triliun tersebut.***
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Berapa Skor Minimal Agar Lolos UTBK 2026? Ini Acuannya
-
PKL Suryakencana Kini Resmi Pindah ke Pasar Jambu Dua
-
Hijab Takut Berantakan Saat Naik Motor? Ini 3 Helm yang Cocok Dipakai
-
Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk
-
50 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 26 Maret 2026: Ada 700 Rank Up, Gems, dan Pemain UEFA
-
5 Rekomendasi Parfum Pria Isi Ulang, Wangi Tahan Lama Seharian
-
HONOR Magic8 Pro: Kamera 200MP dan Baterai Tangguh Kumpul dalam Satu Perangkat
-
Angelina Jolie Bagikan Surat dari Perempuan di Gaza, Ingin Dunia Tak Lepaskan Perhatian
-
Bolehkah Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis? Ini Penjelasannya
-
7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV