NTB.Suara.com – Laga pekan ke-33 BRI Liga 1 2022-2023 akan mempertemukan Persis Solo vs Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman Sabtu (8/4/2023) kick off pukul 20.30 WIB.
Pelatih Persebaya, Aji Santoso mengindikasikan akan kembali melakukan rotasi pemain saat laga Persis Solo vs Persebaya.
Hal itu dilakukan Aji Santoso untuk mensiasati jadwal padat yang dihadapi skuad tim berjuluk Bajul Ijo.
Pasalnya dalam sepekan mereka harus menghadapi laga melawan Persija Jakarta, Persis Solo, kemudian Arema FC dengan masa recovery yang tak terlalu panjang.
Kemungkinan nama Arizky Wahyu Satria yang sempat mendapat sorotan dari suporter Persebaya yang menjadi kambing hitam dari kekalahan timnya dari Persija akan diturunkan.
Sebelumnya Arizky jadi sorotan usai kalah saat berduel dengan penyerang Persija, Witan Sulaeman yang kemudian berbuah gol bagi Persija.
Saat ini Persebaya mengalami krisis di lini pertahanan setelah sejumlah pemain mereka absen seperti Riswan Lauhin dan George Brown.
Ditambah dengan kepergian Rizky Ridho dan Koko Ari yang membuat Persebaya tak memiliki banyak stok di lini pertahanan.
“Kalau memang dari tiga laga ke depan sejak melawan Persija, Persis Solo, lalu Arema sungguh tidak ideal. Makanya saya harus berpikir bagaimana saya bisa merotasi pemain,” kata Aji Santoso dalam sesi konferensi pers sebelum laga Persis Solo vs Persebaya dikutip NTB.Suara.com dari akun YouTube Official Persebaya, Jumat (7/4/2023) kemarin.
Baca Juga: Persija Lagi-lagi Tahan Pemain ke Timnas Indonesia, Ini Respons Indra Sjafri
“Jadi kemungkinan saya lihat perkembangan jelang pertandingan seperti apa dan siapa-siapa saja yang kondisinya siap main,” imbuh pelatih berusia 53 tahun itu.
Sementara soal kesalahan yang dilakukan Arizky di laga melawan Persija, Aji Santoso menilai kesalahan tersebut lumrah dilakukan oleh pemain meski ia juga tak menutupi bahwa kecewa dari sisi hasil.
Menurutnya sulit bagi pemain yang selama ini jarang mendapat kesempatan bermain dan langsung turun ke lapangan menghadapi laga dengan intensitas tinggi seperti melawan Persija.
“Rizki (Arizky) yang enggak pernah jadi starter menjadi starter jadi ketika duel bersama Witan mungkin karena kurang akhirnya terjadi gol,” ungkap Aji Santoso.
Tercatat, Arizky baru melakoni laga debutnya bersama Persebaya musim ini saat melawan Persija beberapa waktu lalu.
Pemain berusia 24 tahun itu diplot mengisi sektor bek kanan yang sering diisi oleh Koko Ari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati