NTB.Suara.com - Hoarding Disorder merupakan kecenderungan menyimpan hingga mengumpulkan barang-barang yang tidak berguna dalam porsi yang besar.
Pengidapnya pada umumnya berpikir jika benda atau barang-barang yang dikumpulkan tersebut akan berguna suatu hari nanti jadi penderita akan membiarkannya hingga benar-benar menumpuk dan menggunung.
Dikutip NTB.Suara.Com dari Instagram @terangmedia, Senin (10/4/2023), terlihat sebuah unggahan video pada sebuah rumah yang banyak sekali sampah berada di dalamnya atau netizen menyebutnya sebagai rumah sampah. Konon pemilik rumah tersebut adalah Nenek Suliwati.
Berdasarkan unggahan yang viral tersebut membuat banyak orang berkomentar jika nenek Suliwati mengidap penyakit Hoarding Disorder.
Beredar di media sosial seorang nenek yang usianya sudah 70 tahun tinggal bersama tumpukan sampah yang menggunung di rumahnya. Nenek tersebut bernama Suliwati.
Berawal dari seorang pria yang menghampiri kediaman dari nenek Suliwati dengan kondisi rumah yang sangat miris dengan tumpukan sampah dan berbagai barang bekas di dalam tempat tinggalnya.
Bahkan Suliwati, saat ditemui di rumahnya sempat kesulitan keluar karena sampah tersebut menghalangi akses masuk ke rumah tersebut.
Ketika masuk ke dalam rumah tersebut, pria yang tengah membuat video ini sempat kaget karena menginjak tikus di dalam rumah.
"Astagfirullah... gue kaya nginjak tikus Anj*r," teriaknya karena menginjak tikus di rumah ibu Suliwati.
Baca Juga: AG Terima Vonis, Terungkap Ketiga Pelaku Tak Bantu Biayai Pengobatan David Ozora
Terlihat pula kondisi toilet yang digunakan untuk mandi begitu kotor, hingga pria yang tengah meliput video tersebut berencana membersihkan seluruh sampah yang ada dengan cara membelinya.
Nenek Suliwati juga terlihat frustasi dengan keadaan rumahnya karena sampah-sampah tersebut sangat menggangu kehidupannya.
"Saya udah tahu, tapi maksud saya secara cepat kalian selesaikan, jadi tidak mengganggu otak saya ini, saya ini sudah mau gila saya ini tahu nggak," kata Suliwati kepada pria tersebut.
Kemudian beberapa hari selanjutnya petugas damkar mulai bersiap siaga membersihkannya.
Dikutip NTB.Suara.Com dari TikTok @Ndrawijayatv dan YouTube Ndrawijaya07 pada Senin, (10/4/2023), setelah 15 tahun sampah menggunung di rumahnya kini nenek Suliwati bisa bernafas lega karena seluruh sampah berhasil diangkut.
Terlihat pula beberapa petugas damkar yang tengah melakukan sterilisasi di dalam rumah tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar