NTB.Suara.com - Pelatih Indra Sjafri sudah mengantongi 20 pemain yang akan bermain di SEA Games 2023. Nama Hokky Caraka resmi dicoret.
Pelatih berusia 60 tahun itu mengatakan Hokky Caraka sudah tidak ikut latihan sejak Rabu (19/4/2023). Artinya setelah laga uji coba terakhir (18/4/2023) Hokky Caraka resmi dicoret oleh Indra Sjafri.
Direktur Teknik (Dirtek) PSSI tersebut mengatakan memilih pemain berdasarkan kemampuannya. Tapi yang paling penting adalah setiap pemain bisa menempati 2 sampai tiga posisi berbeda.
Alasan tersebut diungkapkan oleh Indra Sjafri karena di SEA Games 2023 hanya boleh membawa 20 pemain. Indra kemudian menetapkan jika Ramadhan Sananta adalah salah satu pemain depan yang akan dibawa ke Kamboja.
"Kita panggil Ramadhan Sananta," ujar Indra Sjafri dikutip dari Antara News.
Sementara dua pemain abroad, Marselino Ferdinan dan Pratama Arhan juga dipastikan berangkat ke Kamboja. Kedua pemain tersebut akan bergabung dengan timnas Indonesia U-22 sebelum tanggal 25 April 2023.
"Kita berusaha tadi paling susah mencari 3 pemain yang bisa di 2-3 posisi, Alhamdulillah kita sudah coba dan 20 itulah yang akan kita bawa" terang Indra Sjafri.
Pada SEA Games 2023, Indra Sjafri memang menargetkan untuk mendapatkan medali emas. Target tersebut diprediksi bakal mudah tercapai, karena Timnas Indonesia U-22 berada di Grup A bersama Kamboja, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste.
Pasalnya lawan-lawan berat Timnas Indonesia U-22 berada di grup B, yakni Vietnam, Thailand, Malaysia, Singapura dan Laos. Jadi untuk lolos semifinal, Timnas Indonesia U-22 diprediksi tidak akan kesulitan. Tantangan terbesarnya adalah menanti siapakah yang akan menjadi lawan di semifinal SEA Games 2023.(M.Iqbal/*)
Baca Juga: Hasil Inter Milan vs Benfica: Imbang 3-3, Nerazzurri ke Semifinal Liga Chanmpions
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar
-
Ulasan The Winning Try: Kisah Tim Rugby Buangan yang Layak Diperjuangkan
-
Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Saat Stigma Menjadi Senjata: Mengapa Label "Demo Bayaran" Bisa Mematikan Demokrasi?