NTB.Suara.com – Suhu udara di Nusa Tenggara Barat (NTB) belakangan terasa lebih panas dari biasanya, hingga mencapai suhu 33 derajat Celcius.
Menurut badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kenaikan suhu tersebut akibat pengaruh angin monsun Australia.
“Aliran massa udara ini membawa uap air yang kering, sehingga menyebabkan kondisi atmosfer menjadi kering dan panas,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Zainuddin Abdul Majid, Lombok dikutip dari Antaranews.com (25/4/2023).
Uap air kering itu mengakibatkan terhambatnya pembentukan awan yang mampu menahan sinar matahari langsung. Suhu normal siang hari di NTB biasanya ada di angka 31 derajat Celcius, namun karena efek angin monsoon tersebut, suhu naik dua derajat.
BMKG memberi informasi masih ada potensi hujan di wilayah NTB di masa peralihan musim kemarau. Terkait dengan munculnya gelombang panas yang menerpa Asia Selatan hingga banyak negara yang mencapai rekor suhu baru lebih dari 40 derajat Celcius, BMKG meminta masyarakat tidak perlu panik.
Pada bulan April 2023, suhu panas yang melanda Asia secara klimatologis dipengaruhi gerak semu matahari. Lonjakan panas yang terjadi di wilayah sub kontinen Asia Selatan pada tahun 2023 ini diduga dipicu dari pusat tekanan (udara) tinggi di daerah Teluk Benggala dan daratan Asia Selatan.
Tren pemanasan global dan perubahan iklim yang diungkapkan oleh para pakar iklim, akan terus terjadi yang mengakibatkan adanya gelombang panas terjadi lebih sering.(M.Iqbal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui
-
SADORA, Dongeng Interaktif dan Seminar Parenting Temani Anak Menyambut Ramadan
-
Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali
-
5 Cara Sederhana Agar Tidak Melewatkan Malam Lailatul Qadar, Jangan Sampai Menyesal Setelah Ramadan
-
Gubernur Rudy Mas'ud Minta Maaf Usai Polemik Mobil Dinas Miliaran
-
7 Fakta Panas di Balik Gembok Rumah Aspirasi Bupati Lebak: Intrik Keluarga atau Politik?
-
Pentingnya Menjaga Kualitas Air Minum Isi Ulang agar Aman Dikonsumsi
-
Izin SMK IDN Dicabut Mendadak, Wali Murid Protes: Jangan Korbankan Masa Depan Siswa
-
Absen Bela Timnas Indonesia, Miliano Jonathans: Bukan Kabar yang Saya Inginkan
-
Viral Meja Biliar Rp335 Juta di Rumdin DPRD Sumsel, Harta Wakil Ketua DPRD Tembus Rp9,5 Miliar