NTB.Suara.com - Hubungan seks yang hebat tentu menjadi dambaan setiap pasangan dan menjadi salah satu kunci kebahagiaan dalam rumah tangga. Namun, bagaimana jika Mr P suami masih suka ejakulasi dini, pasti menjadi masalah serius.
Menurut Seksolog Dokter Boyke Dina Nugraha, SPoG, MARS, atau akrab disapa dr Boyke, kondisi ejakulasi dini sering ditemukan pada pasangan muda yang baru menikah.
"Saya juga pernah menemukan pasangan muda masih hot-hotnya greget-geregetnya biasa ejakulasi dini," kata dr Boyke menjawab salah seorang penanya yang mengaku selalu cepat keluar karena terlalu fokus dan juga terburu-buru.
Dalam akun YouTube Sonora FM, dr Boyke mengatakan seiring berjalannya waktu, seorang pria yang baru menikah sudah bisa menahan emosinya. Kemudian tidak terlalu fokus dan bisa mengalihkan sedikit sehingga ejakulasinya bisa agak ditahan.
"Kita membutuhkan waktu 3 sampai 5 menit di tahap awal, syukur-syukur nanti kalau sudah bertambahnya usia perkawinan, bisa bertambah di atas lima menit," ujarnya.
Pasangan suami isteri yang baru menikah, lanjut dr Boyke, juga bisa melakukan senam kegel atau latihan memperkuat otot-otot dasar panggul. Senam ini baik bagi laki-laki maupun perempuan.
Khusus bagi pria, senam kegel bisa memperbaiki kondisi pria yang terlalu cepat mengeluarkan sperma saat berhubungan intim dengan istri atau disebut ejakulasi dini.
Sudah latihan senam kegel dan tidak terlalu fokus atau buru-buru saat melakukan hubungan seksual, tapi masih ejakulasi dini, maka pria perlu obat yang diminum. Bisa juga sekaligus diberikan obat-obatan yang dioles pada Mr P untuk membantu lebih tahan lama.
"Bikin selang-seling supaya tidak ketergantungan pada obat. Tapi, kita lebih banyak pada pasien ejakulasi dini dengan latihan senam kagel," terangnya.
Latihan stop and start, kata dia, juga diberikan kepada pasien ejakulasi dini. Caranya adalah, ketika suami mau mulai ejakulasi langsung memberi tahu isterinya supaya memencet alat kelamin (Mr P), sehingga tidak terjadi ejakulasi dini.
"Kalau si suami sudah mau ejakulasi, si suami memberi tanda pada istrinya untuk menekan kepala penisnya sehingga tida terjadi ejakulasi. Dengan kayak gitu dia akhirnya turun lagi, tidak jadi ejakulasi. Lakukan lagi lakukan lagi, lama-lama akhirnya bisa menahan ejakulasi. Itu adalah salah satu treatmen untuk seksual terapi," ucap dr Boyke. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Mengerikan! Bripda Dirja Pratama Tewas Dianiaya Usai Salat Subuh
-
Gugatan 57 Mantan Pegawai KPK Dikabulkan KIP, Hasil TWK Harus Diungkap ke Publik
-
Nizam Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ibu Kandung Punya Firasat 3 Hari Sebelumnya
-
Benarkah THR PNS 2026 Cair 26 Februari? Ini Besaran Nominalnya
-
Memahami Makna Berdoa melalui Novel Bagaimana Jika Tuhan Bilang Tidak?
-
Langgar Aturan 2N+1 LPDP, Berapa Denda yang Harus Dibayar Suami Dwi Sasetyaningtyas?
-
Skandal Dana Raib Rp90 Miliar: Mediasi Buntu, Mirae Asset Justru Salahkan Nasabah Bocorkan Password?
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas X Halaman 134: Hukum Proust
-
Pengedar Narkoba di Bireuen Tembak Polisi Pakai Senjata Api Rakitan Saat Ditangkap
-
Kronologi 8 Ribu Ekor Anak Ayam Mati Terpanggang di Blitar, Hangus Usai Blower Kandang Meledak!