NTB.Suara.com – Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto angkat bicara perihal adanya isu soal group WhatsApp (WA) yang berisi para pelatih lokal yang tidak suka dengan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Nova Arianto menilai adanya pro dan kontra terhadap kebijakan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia merupakan hal yang wajar. Hanya saja Nova Arianto menyinggung soal prestasi, ia menyebut jika memang kritik ditujukan untuk prestasi timnas itu menjadi hal yang baik demi prestasi Timnas Indonesia ke depan.
Mantan pemain Persib Bandung itu pun mengakui baru mendengar adanya group WA anti Shin Tae-yong dari media sosial.
“Mengenai group tersebut kebetulan saya juga baru dengar mas dan seandainya benar-benar ada kami rasa wajar karena ada yang pro dan kontra tapi yang harus digaris bawahi kami semua punya tujuan yang sama melihat Timnas berprestasi,” ungkap Nova Arianto dikutip NTB.Suara.com dari laman Suara.com, Rabu (26/4/2023).
Isu soal group WA anti Shin Tae-yong bermula dari pernyataan pelatih futsal, Junika Rahmat Ramadhan atau Doni Zola yang mengaku mengetahui adanya group tersebut pada podcast di kanal YouTube, Skor Indonesia.
Doni Zola mengatakan oknum pelatih yang tergabung dalam group WA tersebut merasa tak puas dengan kebijakan Shin Tae-yong. Salah satunya soal naturalisasi pemain untuk Timnas Indonesia.
Mereka juga menyebut juru taktik asal Korea Selatan itu gagal dalam menangani Timnas Indonesia karena tidak ada trofi yang diberikan sejak ditunjuk menangani Timnas Indonesia pada Desember 2019 lalu. Alasan oknum pelatih yang tergabung di group WA anti Shin Tae-yong pun dibeberkan oleh Doni Zola.
“(Karena) salah satunya karena naturalisasi. Kedua, negara hasilnya gini-gini aja, Artinya mereka punya alasan dong, kenapa mereka menganggap STY (Shin Tae-yong) gagal,” ujar pria yang akrab disapa Donzol itu.
Dalam beberapa waktu terakhir sosok Shin Tae-yong memang ramai diperbincangkan mulai kegagalan Timnas Indonesia U-20 mental di Piala Dunia U-20 2023 karena FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah.
Baca Juga: Sempat Crash, Jonathan Rea Tetap Percaya Diri Hadapi WSBK Spanyol
Lalu soal perpanjang kontraknya yang akan habis pada Desember 2023 hingga isu pergantian pelatih ke tangan Park Hang-seo dan Alexandre Mano Polking. (M.Iqbal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo