/
Rabu, 26 April 2023 | 10:58 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (PSSI)

NTB.Suara.com – Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto angkat bicara perihal adanya isu soal group WhatsApp (WA) yang berisi para pelatih lokal yang tidak suka dengan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Nova Arianto menilai adanya pro dan kontra terhadap kebijakan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia merupakan hal yang wajar. Hanya saja Nova Arianto menyinggung soal prestasi, ia menyebut jika memang kritik ditujukan untuk prestasi timnas itu menjadi hal yang baik demi prestasi Timnas Indonesia ke depan.

Mantan pemain Persib Bandung itu pun mengakui baru mendengar adanya group WA anti Shin Tae-yong dari media sosial.

“Mengenai group tersebut kebetulan saya juga baru dengar mas dan seandainya benar-benar ada kami rasa wajar karena ada yang pro dan kontra tapi yang harus digaris bawahi kami semua punya tujuan yang sama melihat Timnas berprestasi,” ungkap Nova Arianto dikutip NTB.Suara.com dari laman Suara.com, Rabu (26/4/2023).

Isu soal group WA anti Shin Tae-yong bermula dari pernyataan pelatih futsal, Junika Rahmat Ramadhan atau Doni Zola yang mengaku mengetahui adanya group tersebut pada podcast di kanal YouTube, Skor Indonesia.

Doni Zola mengatakan oknum pelatih yang tergabung dalam group WA tersebut merasa tak puas dengan kebijakan Shin Tae-yong. Salah satunya soal naturalisasi pemain untuk Timnas Indonesia.

Mereka juga menyebut juru taktik asal Korea Selatan itu gagal dalam menangani Timnas Indonesia karena tidak ada trofi yang diberikan sejak ditunjuk menangani Timnas Indonesia pada Desember 2019 lalu. Alasan oknum pelatih yang tergabung di group WA anti Shin Tae-yong pun dibeberkan oleh Doni Zola.

“(Karena) salah satunya karena naturalisasi. Kedua, negara hasilnya gini-gini aja, Artinya mereka punya alasan dong, kenapa mereka menganggap STY (Shin Tae-yong) gagal,” ujar pria yang akrab disapa Donzol itu.

Dalam beberapa waktu terakhir sosok Shin Tae-yong memang ramai diperbincangkan mulai kegagalan Timnas Indonesia U-20 mental di Piala Dunia U-20 2023 karena FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah.

Baca Juga: Sempat Crash, Jonathan Rea Tetap Percaya Diri Hadapi WSBK Spanyol

Lalu soal perpanjang kontraknya yang akan habis pada Desember 2023 hingga isu pergantian pelatih ke tangan Park Hang-seo dan Alexandre Mano Polking. (M.Iqbal/*)

Load More