NTB.Suara.com - Mirip dengan kasus Mario Dandy, harta kekayaan AKBP Achiruddin Hasibuan mendadak menjadi sorotan usai sang anak, Aditya Hasibuan resmi jadi tersangka penganiayaan Ken Admiral.
Dilansir NTB.Suara.com dari Suara.com pada Kamis (27/04/2023), diketahui bahwa Achiruddin hanya memiliki total harta sebesar Rp467 juta rupiah.
Adapun harta yang dilaporkan ke Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ini sudah berlangsung sejak Maret 2021 lalu. Saat itu, Achiruddin Hasibuan masih menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 1 Polda Sumatera Utara.
Dari rincian LHKPN yang dilaporkan ke KPK ini, tertulis beberapa rincian harta Achiruddin Hasibuan. Salah satunya adalah tanah seluas 566 meter persegi yang berada di Kota Medan dari hasil sendiri senilai Rp46.330.000.
Selanjutnya, dalam rincian harta juga tertulis Mobil Toyota Fortuner minibus tahun 2006 senilai Rp370.000.000 dan harta lain berbentuk kas dan setara kas senilai Rp51.218.644.
Menariknya, meski terakhir melaporkan harta ke LHKPN saat 2021 lalu, namun jumlah total harta Achiruddin sebesar Rp467.548.644 tak berubah sejak tahun 2011. Artinya, selama 10 tahun terakhir, jumlah hartanya tetap dan tidak bertambah.
Mengetahui hal tersebut, warganet pun mempertanyakan kebenaran laporan harta Achiruddin tersebut. Banyak yang menilai total harta yang dimiliki perwira polisi yang kini sudah resmi dicopot dari jabatannya ini ternyata berbanding terbalik dengan harta aktual yang ia miliki.
Hal ini dapat terlihat di unggahan Instagram @achiruddinhasibuan. Dalam unggahannya, terlihat Achiruddin mengendarai Harley Davidson yang ada di rumahnya. Tak hanya itu saja, warganet juga mencium kehadiran mobil mewah Rubicon yang tak ada pelaporannya di daftar harta.
Kejanggalan lain yang ditemukan oleh warganet adalah harga tanah 566 meter persegi yang dilaporkan hanya Rp46,3 juta rupiah. Padahal, harga tanah terendah di Medan adalah Rp 160.000 per meter persegi dan tertinggi sekitar Rp 10 juta.
Artinya, dengan hitungan nilai terendah saja, tanah seluas 566 meter di Kota Medan senilai sekitar Rp 90,5 juta atau nyaris dua kali lipat dibanding nilai yang dilaporkan.
Tentu saja, fakta ini membuat warganet syok dan berharap segera ada proses lebih lanjut. (Ainul Yaqin/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter