NTB.Suara.com – Nama Dinda Safay mendadak ramai menjadi pembicaraan setelah sang adik, Ken Admiral menjadi korban penganiayaan yang dilakukan anak AKBP Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan.
Buntut dari penganiayaan tersebut membuat AKBP Achiruddin Hasibuan dan Aditya Hasibuan untuk sementara waktu mendekam di balik jeruji tahanan Polda Sumatera Utara.
Pasca viralnya kasus penganiayaan terhadap Ken Admiral, diketahui rumah Dinda Safay mendapat teror pelemparan sesajen.
Belum diketahui secara pasti siapa dan apa motif di balik pelemparan sajen di depan rumah Dinda Safay tersebut.
Namun informasi soal pelemparan sajen diketahui dari unggahan instastory di akun Instagram milik Dinda Safay yang kaget ada orang di depan rumahnya memungut lemparan sajen tersebut.
“Hah? Kapan dilemparnya? Naik apa yang ngelempar?,” ucap Dinda Safay di Instagram miliknya @dindasafay, Jumat (28/4/2023).
Sementara orang yang memungut lemparan sajen itu menjelaskan kepada Dinda Safay bahwa orang yang melempar sajen ke rumahnya kabur menggunakan sepeda motor.
Dalam foto yang diunggah Dinda Safay, nampak beragam benda ada di sajen yang dilempar seperti jeruk, aneka macam bunga, dan beberapa benda lainnya.
Hingga saat ini belum bisa dipastikan apakah teror pelemparan sajen itu berkaitan dengan kasus penganiayaan yang dilakukan Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral yang menyeret nama AKBP Achiruddin Hasibuan.
Baca Juga: Disentil Urusan Ranjang Jadi Alasan Virgoun Selingkuh, Inara Rusli: Kesenangan Sesaat!
Pasalnya nama Dinda Safay mendadak ramai dibicarakan karena ia vokal menyuarakan keadilan untuk sang adik dalam kasus penganiayaan berat tersebut.
Dinda Safay juga membongkar kelakuan AKBP Achiruddin Hasibuan yang tidak melerai saat kejadian penganiayaan tersebut dilakukan dan justru membela sang anak dengan mengancam akan menggunakan senjata api laras panjang. (Ainul Yaqin/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati