NTB.Suara.com - Gempar berita yang menyebutkan Johnny G Plate rela sujud di kaki Mahfud MD untuk minta ampun karena takut dimasukan penjara. Benarkah begitu? mari cek faktanya.
Beredar video viral berdurasi 8:03 menit dengan narasi judul "GEMPAR MALAM INI ! JOHNNY G PLATE SUJUD2 DI KAKI PAK MAHFUD MINTA AMPUN TAKUT MASUK PENJARA". Video itu pertama kali diupload oleh channel Youtube Kabar News pada 28 Mei 2023.
Pada thumbnail video tersebut nampak visual suasana sebuah ruangan di istana negara. Terdapat juga sosok Mahfud MD, Sri Mulyani dan seseorang yang sedang bersujud serta nampak banyak orang yang melihat kejadian tersebut.
Masih pada thumbnail itu, terdapat pula narasi teks yang bertuliskan "BREAKING NEWS! SUJUD DI KAKI PAK MAHFUD, JOHNNY PLATE NGEMIS2 MINTA MAAF TAKUT DI PENJARA". Video tersebut kini sudah ditonton sebanyak 12 ribu kali.
Saat ini, Johnny G Plate memang sudah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka korupsi proyek BTS Kementerian Kominfo senilai hampir Rp8,2 triliun.
CEK FAKTA
Setelah dilakukan penelusuran dengan cara menonton isi video dari awal hingga akhir, ternyata tidak ditemukan fakta atau bukti yang menunjukan kalau Johnny G Plate bersujud di kaki Mahfud MD untuk minta ampun karena takut dipenjara.
Isi video hanya menampilkan cuplikan video konferensi pers Mahfud MD terkait kasus korupsi yang menyeret Johnny G Plate. Narator juga hanya memberitakan soal tugas yang diberikan Presiden Jokowi kepada Mahfud MD untuk menyelesaikan kasus ini.
Sedangkan untuk foto dan narasi pada thumbnail video sama sekali tidak sesuai dengan apa yang ada pada isi video tersebut. foto tersebut terindikasi hasil rekayasa atau editing.
KESIMPULAN
Berdasarkan temuan di atas dapat disimpulkan kalau konten video tersebut adalah TIDAK BENAR (HOAX). Karena judul dan cover video tidak ada kaitanya dengan isi dan narasi yang diberitakan.
Masyarakat diimbau tetap kritis dan waspada akan beredarnya konten-konten serupa yang menyesatkan dan mengandung berita Hoax. (Riadin Asy/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis