NTB.Suara.com - Satuan Brimob Polda NTB memusnahkan 16 kotak yang berisi 1.840 batang detonator bom atau alat picu ledak yang berhasil diamankan oleh tim Ops Kapal Baladewa-8002 Ditpolairud Koorpolairud Baharkam Polri pada 24 Juni 2023 lalu.
Pemusnahan dilakukan oleh personel Jibom dari Detasemen Gegana Sat Brimob Polda NTB di pesisir Pantai Skip Ampenan, Kota Mataram, Jumat (28/7/20223).
"Pertimbangan kami memilih lokasi ini sebagai tempat pemusnahan agar tidak mengganggu warga karena letaknya jauh dari keramaian. Lokasi juga menjadi tempat latihan Brimob Polda NTB," jelas Operator Bom di area pendisposalan, Aipda Rakidi.
Ia juga menjelaskan bahwa pemusnahan ribuan detonator tersebut dilakukan karena barang bukti detonator tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap.
"Pelaksanaan dilakukan oleh Tim Jibom Detasemen Gegana dengan cara disposal karena barang ini sangat berbahaya sehingga pemusnahan harus segara kami laksanakan," katanya.
Komandan Satuan Brimob Polda NTB Kombes Pol Komaruz Zaman mengatakan pendisposalan yang dilakukan sesuai prosedur dan melibatkan Satuan Gegana dari unit penjinak bom yang sudah terlatih.
"Saya bersama Pak ditpolairud dan beberapa perwira sengaja turun untuk menyaksikan pendisposalan detonator bom secara langsung, apakah sudah sesuai prosedur dan alhamdulillah sudah sesuai," terangnya.
Pendisposalan dilakukan dengan meletakkan bahan peledak di dalam lubang yang telah disiapkan dan dipasangkan dengan detonator yang disambungkan dengan kabel lalu diledakkan dengan alat pemicu.
Dalam pelaksanaan disposal tersebut juga dihadiri oleh Dir Pol Airud Polda NTB, Kombes Pol Kobul Syahrin Ritonga, Danpal KP Baladewa Ditpolairud Baharkam Polri NTB, Kompol Carito, Penyidik Ditpolairud Kompol Agus Purwanta, dan tersangka pemilik detonator berinisial AM. (*)
Baca Juga: Dul Jaelani Sesumbar Ada 1000 Wanita yang Mau Tidur dengannya, Tapi..
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Waspada! 5 Kebiasaan Online Sepele yang Diam-Diam Mengancam Keamanan Data Anda
-
Viral Akal Bulus Maling Motor di Pesanggrahan: Ngaku Lupa Usai Khianati Teman Sendiri!
-
Reza Arap Salting Parah di Depan Fuji, Rachel Vennya Malah Gencar Godain Terus
-
Ancaman Krisis Pangan 2026 Dampak 'Godzilla' El Nino, Amankah Stok Beras di Lumbung Pangan Sulsel?
-
Jalani Sidang Kasus Pemerasan, Abdul Wahid Disambut Shalawat Para Pendukung
-
Sempat Kunjungi Hotel Timnas Indonesia, Ini Penjelasan Bojan Hodak
-
Peneliti UGM: Mundurnya Kabais TNI Indikasi Kuat Keterlibatan Institusi dalam Kasus Andrie Yunus
-
Langkah Mudah Login Coretax DJP Gunakan NPWP 16 Digit dan NIK
-
Puncak Arus Balik 28-29 Maret, Baru 36 Persen Kendaraan Menyeberang dari Sumatera ke Jawa
-
Cerita Purbaya Lapor SPT Tahunan: Kurang Bayar Rp 50 Juta, Isi Coretax Dibantu Orang Pajak