NTB.Suara.com - Media Korea Selatan (Korsel), Chosun.com mengabarkan bahwa Klub Liga 1 Korea, Suwon FC bakal merekrut bek kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan. Jika ini terjadi, maka eks bek PSIS Semarang ini menjadi pemain Indonesia pertama di Liga 1 Korea dan menyalip Asnawi Mangkualam yang saat ini masih di klub Liga 2 Korea.
"Pada pasar transfer K-League tanggal 26, seorang sumber yang terpercaya mengatakan, Suwon FC telah mendekati pembelian Pratama Arhan, seorang pemain dengan kewarganegaraan Indonesia," kata media tersebut, Selasa (26/9/2023).
Media tersebut mengatakan, Suwon FC telah mencapai kesepakatan kerangka dengan Arhan yang berstatus sebagai pemain bebas transfer.
"Dan mereka berencana untuk segera menyelesaikan detailnya. Kedua belah pihak tampaknya akan mengumumkan hal ini setelah menyesuaikan waktu," tandasnya.
Jika kontrak pertama ini terjadi, Chosun menyebutkan bahwa ini adalah pertama kalinya Suwon FC, yang didirikan pada tahun 2003 dan bergabung dengan K-League pada tahun 2013, memiliki pemain dari Asia Tenggara, sekaligus menjadi pemain asal Indonesia pertama di Liga 1 Korea.
Chosun juga menyatakan, Direktur Suwon FC, Choi Sun-ho yang baru saja menjabat untuk musim ini, telah memantau pasar Asia Tenggara untuk meningkatkan nilai klub. Terutama, ia tertarik pada Indonesia.
"Suwon FC merasa perlu untuk menghadirkan pemain asal Indonesia dalam upaya mereka untuk bermain secara aktif di pasar tersebut. Karena itu, Arhan muncul sebagai target mereka," jelasnya.
Sebagaimana diketahui, Pratama Arhan saat ini bermain bersama klub Liga 2 Jepang atau J2 League, Tokyo Verdy sejak Maret 2022. Sudah dua musim, Arhan tidak banyak dimainkan. Hanya 4 kali penampilan.
Namun, pemain berusia 21 tahun itu selalu menjadi langganan Timnas Indonesia maupun kelompok umur. Dalam kualifikasi Piala Asia U23, Pratama Arhan turut mencetak dua gol saat laga melawan Taiwan U23 dan Turkmenistan U23 d Stadion Manahan, Solo.
Baca Juga: Berkarier di Jepang dan Tampil Apik Lawan Argentina, Harga Pratama Arhan Ternyata Turun
Saat ini, pemain abroad Indonesia yang bermain di Liga Korea baru Asnawi Mangkualam. Dia bermain untuk klub Liga 2 Korea, Jeonnam Dragons. Asnawi sudah memasuki tahun ketiga di Korsel. Tahun pertama dan keduanya dengan Ansan Greeners. (*)
Berita Terkait
-
Sang Istri Punya Geng Jaksel, Pratama Arhan Digadang-gadang ke Persija, Bagaimana PSIS Semarang?
-
Gegara Gol Pratama Arhan dan Dibantu Timnas Indonesia, Malaysia Lolos Piala Asia U23 Meski Kalah dari Thailand
-
Eks PSIS Semarang, Pratama Arhan Selebrasi Tunjuk Kepala-Isap Jempol, Untuk Tokyo Verdy atau Istri Hamil?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Ulasan "Limited Time", Novel Korea dengan Kisah Remaja yang Menyentuh
-
5 Warna Keberuntungan Rumah Menurut Feng Shui Sesuai Arah Mata Angin, Bikin Hoki Mengalir
-
Euforia Kelulusan: Mengapa Perayaan Boleh, Tapi Penggunaan Gelar Harus Ditahan?
-
Kekayaan Plt Jampidsus Rudi Margono, Punya Kendaraan Cuma Motor Honda Lawas
-
9 Tersangka Kasus Pembunuhan Anggota Polisi di Katingan Ditangkap
-
Anti Kusam dan Keriput: 5 Facial Wash Melembapkan untuk Usia 40-an
-
Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri
-
Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah
-
Ketika Negara Tidak Kompak, Rakyat Harus Apa?
-
Khofifah Sambut 152 Siswa ADEM Papua di Jatim, Tegaskan Komitmen Cetak SDM Unggul