Harga pasar Lee turun drastis. Pernah dijual ke Hellas Verona dengan harga Rp26,07 miliar ketika nilai pasarnya Rp3,48 miliar. Kemudian harga pasarnya pernah menyentuh Rp 29,55 miliar.
Sejak dipinjamkan ke Portimonense, harga pasarnya hanya Rp8,69 miliar. Sebagai perbandingan, Federico Valverde yang sama-sama masuk dalam NXGN 2015, saat ini memiliki harga pasar Rp1,7 triliun dan masih membela Real Madrid.
Lee Seung-woo akhirnya pulang kampung pada Desember 2022. Dia sempat dalam beberapa bulan tidak memiliki klub.
Pada 1 Januari 2022, dia menandatangi kontrak dengan Suwon FC, klub dari asalnya. Ini adalah kali pertama dia membela klub Korsel di kompetisi domestik.
Pada musim 2022, dia bermain dalam 31 laga dan mengemas 13 gol dan 3 assist. Pada musim 2023 ini, dia sudah bermain 28 laga dengan 7 gol dan 3 gol. Masih kalah dari topskor sementara Joo Min-kyu, striker Ulsan Hyundai. Boleh dibilang Lee Seung-woo belum menemukan performa terbaiknya.
Pelatih Timnas Indonesia saat ini Shin Tae-yong adalah yang mengorbitkan Lee saat masih menjadi juru taktik Timnas Korsel senior. Saat itu Shin Tae-yong menjadi pelatih menuju Piala Dunia 2018 di Rusia.
Debutnya bersama Timnas Korsel terjadi saat Korsel vs Honduras dalam FIFA matchday yang berahir dengan skor 2-0. Lee menyumbang 1 assist.
Dia ikut dalam tim Korea Selatan saat meraih medali emas Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang. Lee turut mencetak gol saat final melawan Jepang yang berakhir dengan skor 2-1.
Lee tidak bertahan lama di Timnas Korsel. Hanya sampai 2019. Setelah itu belum pernah dipanggil lagi. Apalagi, persaingan di Timnas Korsel juga cukup ketat.
Di sayap kiri, misalnya ada seniornya, Son Heung-min, sang kapten. Yang pernah di Hamburg, Bayern Leverkusen, hingga kini masih di Tottenham Hotspur.
Terlepas dari hal itu, pengalaman Lee akan berharga bagi Pratama Arhan bila bisa bergabung ke klub ini. Tinggi Lee hanya 1,73 meter. Lebih tinggi 1 sentimeter dari Pratama Arhan. Namun, Lee memiliki kecepatan dan skill yang luar biasa, yang kerap merepotkan pertahanan lawan. (*)
Berita Terkait
-
Asnawi Mangkualam Beri Kode Kepindahan Eks PSIS Semarang Pratama Arhan ke Suwon FC di Liga 1 Korea
-
Heboh, Pratama Arhan dan Klub Liga 1 Korea Sudah Saling Follow, Netizen: Saya Ultras Suwon FC Sejak Lahir
-
Direkrut Klub Liga 1 Korea, Media Korsel Sebut Kehebatan Pratama Arhan, Disamakan Bintang Liga Inggris
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati