/
Jum'at, 29 September 2023 | 12:12 WIB
Indra Sjafri Heran soal Gol Ramadhan Sananta Dianulir Wasit: Kami Gak Tahu Kenapa? (Instaram @m.ramadhans)

NTB.Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-24 Indra Sjafri masih kebingungan dengan keputusan wasit yang menganulir gol Ramadhan Sananta saat melawan Uzbekistan pada babak 16 besar Asian Games 2022 (2023), Kamis (28/9).

Sampai pertandingan selesai, Indra Sjafri masih mempertanyakan mengapa gol penyerang dari Persis Solo itu dianulir wasit.

Hal tersebut seperti terungkap dalam konferensi pers. Pelatih asal Sumatera Barat itu masih bertanya-tanya apakah gol Ramadhan Sananta berbau off side.

"Sebenarnya kita tadi sampai sekarang kami gak tahu kenapa gol (Sananta) yang tadi dianulir oleh wasit, apakah memang offside," kata Indra penuh tanya, dilansir dari Antara, Jumat (29/9/2023)

Indra Sjafri pun menyatakan, untuk even sebesar Asian Games ini sudah seharusnya disediakan perangkat Video Assistant Refferee (VAR) atau asisten wasit video.

"Tentu di ajang sebesar ini perlu ada VAR untuk bisa benar-benar valid offside atau tidak offside," katanya.

Momen gol Ramadhan Sananta dianulir wasit terjadi pada babak kedua perpanjangan waktu. Persisnya pada menit ke-110.

Saat itu Rizky Ridho melakukan tendangan bebas ke arah mulut gwang, dan disambar Sananta melalui sundulan.

Penggawa Timnas sudah merayakan gol tersebu. Pelatih Indra Sjafri dan para asisten, termasuk Kurniawan Dwi Yulianto juga sudah melakukan sujud syukur di tepi lapangan.

Baca Juga: Ditekan Habis-habisan, Timnas Indonesia Malah Beberapa Kali Ancam Gawang Uzbekistan

Para pemain Uzbekistan juga sudah terbengong-bengong saling menyalahkan karena gagal mengantisipasi gol Sananta. 

Tiba-tiba wasit menganulir gol tersebut. Hakim garis dalam pertandingan tersebut menilai Sananta off side. Sejumlah pemain Indonesia, termasuk Sananta, Rizky Ridho, dan Alfeandra Dewangga terlihat melakukan protes terhadap hakim garis dan wasit.

Ramai Rumakiek yang sudah ditarik keluar untuk duduk di bench pemain ikut mendatangi hakim garis memprotes gol tersebut.

Seandainya gol Sananta disahkan, skor menjadi 1-1. Dan bisa saja mengubah jalannya pertandingan.

Apalagi, dalam babak tambahan waktu itu, pressing ketat yang dilakukan Tim Uzbekistan sudah tidak seintensif dalam babak pertama waktu normal. 

Justru, Timnas Indonesia terlihat sudah bisa menguasai keadaan, dan bangkit membangun serangan-serangan ke jantung pertahanan Uzbekistan.

Load More