Suara.com - Salah satu program pemerintah di dunia otomotif yakni Low Cost Green Car (LCGC) tidak bisa dikatakan sebagai mobil nasional. Meski, dalam program tersebut pemerintah mewajibkan pengembangan dan penggunaan komponen lokal 80 persen secara bertahap dalam waktu lima tahun.
"Tapi kan tetap lisensinya itu yang pegang bukan dalam negeri," kata Direktur Utama PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi kepada suara.com, Rabu (11/2/2015).
Menurutnya, mobil nasional bukan hanya sekadar penggunaan nama serta konten lokal dalam sebuah kendaraan. Namun juga kepemilikan perusahaan.
"Jadi memang karya cipta anak negeri, mulai dari desain, komponen dan mayoritas saham perusahaan dimiliki oleh anak negeri," katanya.
Sebelumnya, isu soal mobil nasional kembali mencuat setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut menghadiri penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) antara PT Adiperkasa Citra Lestari dengan perusahaan otomotif milik Malaysia, Proton.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Bocorkan Jadwal Produksi Massal Sedan Listrik RI
-
Persaingan Sengit Toyota dan Brand China di Pasar Mobil Nasional
-
Terungkap Harga Calon Mobil Nasional, Bakal di Bawah Rp 300 Juta
-
Konsep Mobil Nasional Siap, Produksi Ditargetkan Mulai 2027
-
5 Fakta Program Mobil Nasional: Pemerintah Enggan Ulangi Tragedi Esemka dan Timor
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cek Harga BYD Atto 1 Bekas Mei 2026: Beli Sekarang Auto Cuan
-
Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut
-
Harga BBM Diesel Mencekik, Toyota Siapkan Senjata Rahasia untuk Fortuner?
-
Berapa Lama Cas Motor Listrik dari 0 Sampai 100 Persen? Ini Estimasinya
-
Jangan Keliru, Denda Tak Punya SIM dan Lupa Membawa Ternyata Beda
-
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Pengungkapan Penyelewengan BBM Bersubsidi
-
Lawan Berat NMAX Tiba: Skutik Murah Ini Punya Ground Clearance Anti Nyangkut Pas Libas Jalan Rusak
-
Bukan LCGC, Hatchback Jepang Irit Ini Cuma 60 Jutaan Tapi Kabinnya Ekstra Lega
-
Solusi Pasutri Muda! 6 Mobil Bekas Irit yang Lincah di Gang Sempit dan Ramah Kantong
-
Rupiah Tembus Rp17.400: Mending Beli Honda BeAT, Genio, atau Scoopy Buat Ngantor?