Suara.com - Sebuah sepeda yang dibangun oleh Richard Brown asal Inggris ini diproyeksikan akan memecahkan rekor sebagai sepeda tercepat yang bisa menempuh jarak 644 km per jam dan mengalahkan rekor kecepatan sepeda motor.
Untuk bisa menuntaskan ambisi tersebut, sepeda yang akan diujicoba di Inggris ini akan menggunakan mesin helikopter yang sudah dimodifikasi.
"Saya bukan pencari sensasi," kata Brown seperti dilansir laman LiveScience.
Brown menegaskan, keinginan awalnya saat membangun kendaraan ini adalah untuk mendapatkan pengalaman dan sensasi berkendara dengan sangat cepat. Bahkan lebih cepat dari mobil atau motor yang pernah ada.
"Bayangkan, Anda bahkan bisa melihat lengkungan bumi," katanya.
Brown menaruh harapan besar terhadap mesin yang akan digunakannya. Dia mengklaim bahwa mesinnya tersebut akan bisa mencapai kecepatan yang luar biasa.
"Secara teori, kecepatan maksimalnya bisa mencapai 724km/jam," katanya.
Kecepatan tersebut setara dengan kecepatan pesawat terbang komersil saat di udara yakni 724 hingga 805 km/jam dengan hambatan udara yang lebih kecil dibandingkan saat di daratan.
"Bahkan pesawag biasa saja tidak bisa mencapai kecepatan tersebut saat didarat," katanya.
Brown mengakui bahwa proyeknya ini sarat akan risiko, namun justru itulah yang menjadi tantangan baginya. Keseluruhan proyek ini, ujarnya, adalah untuk mengkalkulasikan risiko namun tantangannya adalah bagaimana membangun sebuah kendaraan dengan tingkat risiko yang bisa diterima.
Jet Bike ini merupakan proyek kedua Brown yang sudah dimulai sejak tahun 1990-an. Brown sebelumnya pernah mendesain dua kendaraan serupa dengan kecepatan mencapai 535,730 km/jam.
Tag
Berita Terkait
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Motor Legendaris Suzuki Ini Kembali Jadi Primadona di Tahun 2025
-
Pajak Opsen Jadi Tantangan Industri Sepeda Motor Indonesia Tahun 2026
-
Tekan Angka Kecelakaan, Kemenhub Siapkan Aturan Baru Standar Teknologi Motor
-
Tantangan Pajak Opsen Bayangi Pasar Sepeda Motor 2026
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bukan Skutik Biasa, Yamaha Mio M3 Bawa Desain Carbon dan Warna Ngejreng, Segini Harganya
-
Bikin Tetangga Iri Pas Lebaran, Ini 3 Pilihan Motor Sport Seken yang Ramah Buat Pemula
-
Terpopuler: Kopdes Merah Putih Pakai Pikap, Geger Impor Mobil India Rp24 Triliun
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun