Suara.com - Honda Motor Co, pada Rabu (24/2/2016), mengatakan akan mulai fokus mengembangkan mobil-mobil ramah lingkungan. Pabrikan Jepang itu bahkan berambisi dua pertiga dari mobil-mobil yang dijual pada 2030 dipacu oleh mesin hibrida dan listrik.
Untuk mencapai target itu produsen mobil terbesar ketiga di Jepang tersebut mengatakan akan mendorong penjualan mobil tanpa emisi - yang bertenaga sel bahan bakar dan listrik - serta mobil yang mengombinasikan mesin listrik dan bensin alias hibrida.
Pada 2015 kemarin baru lima persen dari penjualan mobil Honda, yang sebesar 4,66 juta unit, yang menggunakan tipe mesin ramah lingkungan.
"Kami akan memperkenalkan model mobil plug-in hybrid baru di Amerika Utara pada 2018," kata Presiden Honda, Takahiro Hachigo dalam sebuah jumpa pers.
Ia mengatakan bahwa Honda berencana memperbanyak jajaran mobil plug-in hybrid, setelah peluncuran model barunya di Amerika Utara nanti.
Mobil bermesin plug-in hybrid mengandalkan motor listrik ketika menempuh jarak pendek. Tetapi ketika menempuh jarak jauh atau ketika baterai kehabisan energi, mobil akan menggunakan bensin.
Sementara untuk mengembangkan mobil bertenaga sel bahan bakar, Honda akan bermitra dengan General Motors Co. Targetnya pada 2020 Honda sudah memiliki mobil bertenaga sel bahan bakar sendiri.
Mobil bertenaga sel bahan bakar dinilai sebagai salah satu mobil menjanjikan di masa depan, karena sama sekali tak menghasilkan gas karbon dioksida. Mobil itu mengambil energi listrik yang dihasilkan oleh reaksi kimia antara hidrogen dan oksigen, serta hanya menghasilkan zat buang berupa air. (Kyodo News)
Berita Terkait
-
5 Pilihan Motor Honda Super Irit, Paling Pas Hadapi Kenaikan BBM
-
Solusi Bebas Risau Harga BBM! Intip Deretan Mobil Hybrid Termurah yang Sudah Ada di Indonesia
-
Bocoran Honda Vario 160 Baru yang Bawa Fitur Pintar ala Moge, Prediksi 2026 Meluncur
-
Nasib Sial Honda di Pasar Mobil Listrik Dunia Usai Merugi Ratusan Triliun
-
Bos Baru Honda Klaim Siapkan Portofolio Produk yang Lebih Terarah untuk Pasar Indonesia
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
-
Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?
-
Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja
-
Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
-
Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru
-
Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?
-
Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih