Suara.com - Para peneliti keamanan mendesak Mitsubishi menarik kembali setidaknya 100.000 unit mobil Outlander hibrida yang menurut mereka mudah diretas. Para peneliti mengatakan bahwa sistem komputer dalam mobil itu memiliki celah keamanan sehingga peretas bisa mematikan sistem alarm, mengendalikan lampu, dan merusak baterai dari jarak jauh.
Ken Munro, pakar komputer dari perusahaan keamanan Pen Test Partners di Inggris, mengatakan ia mulai curiga ketika mobil Outlander sahabatnya muncul sebagai pemancar Wifi di dalam ponselnya. Ia kemudian membeli mobil itu dan mencoba meretasnya.
Mobil-mobil modern yang memiliki aplikasi smartphone sendiri, yang bisa digunakan pemilik untuk memeriksa status aki atau alarm mobil, biasanya terkoneksi melalui layanan website melewai jaringan GSM. Tetapi pada Outlander yang digunakan justru jaringan wifi dan terkoneksi langsung dengan aplikasi pada smartphone.
Menurut Munro penggunaan wifi inilah yang membuat Outlander hibrida itu muda diretas. Membobol lewat jaringan wifi, Munro mampu mematikan alarm mobil itu dan membuka pintu secara otomatis. Ia juga berhasil menguras baterai mobil hibrida itu.
Tak hanya mencuri akses, ia juga bisa dengan mudah mencari, menemukan, dan melacak posisi mobil itu melalui internet.
"Seorang pencuri bisa dengan mudah menemeukan mobil yang mereka incar," tulis Munro dalam laporannya yang dilansir BBC dan The Guardian.
Dalam laporannya Munro menduga bahwa Mitsubishi menggunakan sistem yang tidak aman untuk menekan biaya.
"Saya menduga bahwa mobil ini dirancang seperti ini agar lebih murah ketimbang solusi berbasis GSM/web/aplikasi mobile," tulis Munro sembari menambahkan bahwa kelemahan ini sangat merugikan konsumen.
Ia menyarankan Mitsubishi untuk menarik kembali mobil-mobil Outlander hibrida dan memperbaiki sistem itu. Sayang, ketika Munro menghubungi perusahaan Jepang itu, ia malah diacuhkan. Ia kemudian beralih ke media dan seketika Mitsubishi bersedia menanggapi laporannya.
Mitsubishi, setelah laporan Munro diulas media-media Inggris, mengatakan menanggapi laporan itu secara serius dan ingin agar Munro terbang ke Jepang untuk bertemu dengan para teknisi pabrikan tersebut.
Selain itu Mitsubishi juga telah meminta para pemilik Outlander hibrida untuk sementara mematikan sistem wifi mobil mereka sampai adanya pemberitahuan selanjutnya.
Berita Terkait
-
Bosan Suspensi Keras? Coba LMPV Elegan Bekas Ini, Garansi Nyaman Keluarga Tenang
-
Pakai Mesin Pajero Sport Versi Simpel, Mobil Ramah Biosolar Harga 60 Jutaan Ini Layakkah Dipinang?
-
7 Mobil 'Raja Jalanan' Identik dengan Citra Arogan, Kini Kemerosotan Harganya Bikin Segan
-
Bodi Boxy Makin Seksi, Inikah Mobil Mitsubishi Terbaru Pesaing Fortuner yang Dinanti?
-
Mitsubishi Fuso Kenalkan Skema Sewa eCanter untuk Dukung Logistik Ramah Lingkungan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?