Suara.com - Separuh tahun hampir terlewati. Dalam kondisi pasar yang masih belum membaik, penjualan sepeda motor pada semester pertama diperkirakan mencapai tiga juta unit secara wholesales.
Seperti pada tahun lalu, banyak tantangan yang dihadapi pasar sepeda motor pada 2016, termasuk sepanjang semester pertama. Di samping faktor-faktor seperti perlambatan ekonomi yang sedang terjadi dan harga komoditas buruk, persoalan panen yang tertunda juga turut mempengaruhi.
"Selama Januari-April cuaca di daerah tidak bagus sehingga panen tertunda," kata Direktur Pemasaran PT. Astra Honda Motor Margono Tanuwijaya di Jakarta.
Adapun distribusi 'kuda besi' periode Januari-Mei ke konsumen lokal, menilik data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia berjumlah 2.444.010. Apa yang diraih oleh produsen roda dua turun 5,98 persen dibanding rentang waktu yang sama tahun lalu.
Permintaan yang tinggi menjelang Lebaran diakui memang dapat membantu. Meski demikian, penjualan retail yang cukup jomplang dengan wholesales membuat volume transaksi jual-beli riil tetap lebih rendah dari tahun lalu.
Seperti telah diberitakan Suara.com, Margono mengungkapkan penjualan retail Januari-Mei tak pernah menyentuh 400 ribu unit. Pada Mei, transaksi komersial bahkan sedikit turun yakni sekitar 339 ribu unit.
Karena itu, meski optimistis capaian retail para pabrikan secara total pada Juni bisa naik 20%, bobot pasar sesungguhnya masihlah lebih sedikit ketimbang semester satu 2015.
Sementara, secara wholesales, Margono percaya sekitar 3 juta unit dapat tercapai di enam bulan pertama tahun ini. Adapun raihan di periode yang sama tahun lalu ialah 3.174.162 unit.
"Semester dua semoga ada perbaikan. Proyek infrastruktur sudah mulai berjalan, uang muka sepeda motor yang dulu 20 persen pun sekarang sudah 15 persen. Malah, bisa 10 persen dengan perbankan syariah," kata Margono.
"Kalau bisa membaik, pasar di akhir tahun akan bisa sama dengan tahun lalu yaitu 6,49 juta unit. Kalau ternyata tidak, ya, 6-6,2 juta unit," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
7 Mobil SUV 7 Seater Premium Pesaing Mitsubishi Destinator, Suspensi Empuk Harga Lebih Murah
-
4 Rekomendasi Motor Trail Mini Harga Rp1 Jutaan, Murah Meriah Buat Anak
-
5 Mobil Listrik Compact Terlaris 2025: Geely dan Wuling Bersaing Ketat, BYD Nomor 3
-
Spesifikasi Citroen C3 Live (O): Mobil Murah Rp90 Jutaan Berfitur Kompetitif
-
Strategi Agresif Motul Indonesia Perkuat Jaringan Distributor Demi Kuasai Pasar Pelumas 2026
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicas Semalaman? Ini 5 Tipsnya Biar Aman
-
Modifikasi Toyota 86 Indonesia Siap Gebrak Pameran Osaka Auto Messe 2026
-
5 Rekomendasi Mobil Toyota Bekas Termurah 2026 yang Irit dan Bandel
-
Waktu Peluncuran Suzuki e-Vitara Diprediksi Hanya Tinggal Menunggu Waktu
-
5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga