Suara.com - Fokus pabrikan-pabrikan mobil dunia mengembangkan mobil listrik makin terbaca. Di Paris Motor Show 2016, mereka memperlihatkan bermacam mobil listrik, baik yang siap dipasarkan maupun masih berupa konsep.
Paris Motor Show 2016 telah dibuka untuk awak media pada 29 September kemarin dan akan berlangsung hingga 16 Oktober. Di sana, pabrikan Amerika dan Eropa berlomba-lomba menarik perhatian pengunjung dengan mobil listrik masing-masing.
Opel memperlihatkan Ampera-E, versi Eropa dari Chevrolet Bolt yang akan dirilis di Amerika Serikat pada akhir tahun ini. Di AS, Bolt diklaim mampu berjalan hingga 238 mil (383 km) hingga baterainya habis dan perlu diisi kembali.
Merek 'tuan rumah', Renault, memamerkan versi teranyar dari mobil listrik Zoe yang kini mampu menempuh 300 km jika baterai terisi penuh.
Ada pula Volkswagen I.D, versi purwarupa dari hatchback yang akan diproduksi dan dijual mulai 2020 mendatang. Dengan harga kurang dari 30 ribu dollar AS (Rp390,49 juta), I.D nantinya mampu menempuh 375 mil (603,5 km) dengan sekali pengisian baterai.
Mercedes juga memperlihatkan sport utility vehicle (SUV) konsep, EQ. EQ akan menjadi kode baru yang terdiri dari kendaraan-kendaraan listrik Mercedes di masa mendatang. Pabrikan ini mengutarakan pula bahwa model-model roda empat bertenaga listrik mereka ditargetkan mampu menyumbang 20 persen dari total penjualan mereka pada 2025.
Smart ForTwo, 'adik' Mercedes, juga memberikan debut pada Smart ForTwo Electric Drive yang diklaim sebagai satu-satunya mobil listrik beratap terbuka saat ini. Mobil ringkas ini akan dipasarkan di AS pada akhir 2016.
Adapun kompetitor abadi Mercedes yakni BMW mengungkapkan pihaknya akan meluncurkan MINI plus X3 versi listrik, masing-masing pada 2019 dan 2020. (Bloomberg/CNN Money/Auto Evolution)
Berita Terkait
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Mobil Listrik dengan Suspensi Paling Empuk, Ada BYD hingga Wuling
-
Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik Massiv Thunder EV Resmi Meluncur untuk Pengguna BEV Indonesia
-
Barat Lagi-Lagi Tuding Mobil Listrik China Jadi Alat Mata-Mata
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif