Suara.com - Jarak tempuh mobil bertenaga hidrogen, Honda Clarity Fuel Cell, ternyata mampu mengalahkan Toyota Mirai. Berdasarkan hasil pengetesan Environmental Protection Agency (EPA) di Amerika Serikat (AS), Clarity Fuel Cell mampu menempuh 366 mil atau sekitar 589 km.
Sementara itu Mirai, seperti dilaporkan Motor Trend pada Selasa (25/10/2016), berjarak tempuh 312 mil atau setara 502 km. Di bawah Clarity Fuel Cell serta Mirai, ada Tucson Fuel Cell dengan jarak tempuh 265 mil atau 426 km.
Mobil berbahan bakar hidrogen sendiri merupakan generasi selanjutnya dari mobil listrik. Motor listrik di dapur pacunya mendapatkan pasokan daya dari listrik yang tercipta berkat reaksi kimia antara hidrogen dengan oksigen.
Jika mobil berbahan bakar konvensional menghasilkan asap sebagai zat sisa, maka mobil hidrogen menghasilkan air.
Lebih lanjut, Clarity Fuel Cell dites oleh EPA untuk mendapatkan sertifikasi sebelum diluncurkan dan dipasarkan di 'Negeri Paman Sam' pada akhir tahun ini. Selain mengetes jarak tempuh, lembaga proteksi lingkungan AS itu pun menguji tingkat efisiensi bahan bakarnya.
Hasilnya, menurut EPA, konsumsi bahan bakar hidrogen Clarity Fuel Cell per galon setara bensin adalah 68 mil. Hasil ini, jika dikonversikan sama dengan 109 km per 3,7 liter setara bensin.
Adapun banderol Clarity Fuel Cell di AS, menurut Honda, berada di kisaran 60 ribu dolar AS (sekitar Rp780,42 juta). [Motor Trend]
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Menanti Subsidi Baru Pemerintah Saat Pilihan Motor Listrik di Indonesia Semakin Membeludak
-
Honda Grom 2026 Meluncur dengan Gaya Balap Namun Minim Pembaruan Teknis pada Sektor Mesin
-
IBC Fokus Riset Kembangkan Paten Baterai EV yang Sesuai dengan Kebutuhan Indonesia
-
Nggak Cuma Destinator: Xpander dan Xpander Cross Juga Promo di Mei 2026, Begini Ketentuannya
-
Viral Misteri Porsche Macan Rp 2,6 Miliar Gunakan Pelat Dinas, Benarkah Milik Aparat Berpangkat?
-
Strategi Harga BYD M6 DM Demi Tekuk Toyota Veloz Hybrid di Segmen MPV Elektrifikasi
-
Tak Perlu Cas! Honda Gandeng LG Hadirkan Sistem Tukar Baterai di Vietnam
-
Strategi Honda Cetak Mekanik Profesional dari Sekolah Melalui Pos AHASS TEFA
-
Perusahaan Tambang Tiarap Akibat Ketidakpastian Kebijakan, Astra UD Trucks Fokus ke Pasar Logistik
-
Pabrik BYD Subang Masuki Tahap Finalisasi Demi Kuasai Pasar Mobil Listrik Indonesia