Mercedes-Benz memperlihatkan pikap kabin ganda mereka yang mengambil platform Nissan Navara dan Renault Alaskan. Pikap bernama X-Class itu tak hanya dibuat dalam satu varian saja, melainkan dua.
Keduanya, seperti dilaporkan Carscoop pada Rabu (26/10/2016), memiliki karakteristik berbeda. X-Class varian Stylish Explorer yang berwarna putih lebih menonjolkan sisi premium dan sporty, sedangkan varian Powerful Adventurer amat menonjolkan tampang dan kemampuan off-road.
Stylish Explorer diberkahi interior mewah yang kental dengan balutan kulit, bemper sporty, serta velg besar berukuran 22 inchi. Di sisi lain, Powerful Explorer mempunyai ground clearance yang amat tinggi, body cladding ekstra, wheel arc tambahan berwarna hitam yang lebih lebar, plus ban off-road.
CEO Daimler AG and Mercedes-Benz Passanger Car Dieter Zetsche mengatakan bahwa X-Class akan membuat portofolio pabrikan asal Jerman ini komplet. "Pikap ini akan membuat standar baru di segmen yang sedang berkembang," ujarnya.
Model entry-level X-Class akan memiliki penggerak roda belakang, dengan opsi penggerak empat roda. Mesinnya sendiri kelak ditawarkan dalam rentang bervariasi, mulai mesin bensin hingga diesel.
Adapun X-Class yang dipamerkan memanggul mesin diesel V6, yang kemungkinan akan menjadi varian mesin tertingginya. Pikap premium ini mampu mengangkut lebih dari 1,1 ton, dengan kapasitas towing hingga 3,5 ton.
Selain berbagi platform, X-Class, Navara, dan Alaskan juga berbagi berbagai komponen dan fitur, termasuk suspensi. Meski begitu, Mercedes telah menyetel ulang suspensi depan McPherson Strut dan suspensi belakang five-link milik X-Class.
X-Class juga akan memiliki sistem infotainment dengan touchpad di konsol tengah. Selain itu, menurut Autocar, terdapat pula SIM card on-board untuk berkomunikasi dengan sistem infotainmentnya.
Fitur-fitur driving assistance X-Class sendiri mengandalkan banyak kamera, radar, hingga ultrasound sensor.
Pikap yang diproduksi di pabrik Renault-Nissan ini akan diluncurkan mulai 2017 dengan target pasar utama Australia, Argentina, Brazil, Eropa, dan Afrika Selatan.
Tag
Berita Terkait
-
Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup, Mobil Terlangka dan Termahal Rp2,3 T
-
Mercedes-Benz Club Bekasi Raya Gelar Musda dan Tunjuk Presiden Baru
-
Raksasa Otomotif China Bersaing Ketat Rebut Pabrik Bekas Nissan dan Mercedes-Benz
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Komunitas MBOIG Tunjuk Ketua Umum Baru Jalankan Organisasi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral Wuling Binguo Hangus Terbakar saat Sedang Parkir
-
Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China
-
4 Pilihan Motor Listrik Honda Mei 2026, Jawab Masalah Harga BBM yang Makin Meroket
-
Imut tapi Gesit: City Car Irit BBM Rakitan Korea Kini Cuma 50 Jutaan, Pas Buat Emak-emak
-
Servis Mobil Pakai Oli TOP 1 Kini Bisa Dapat Poin GarudaMiles Gratis
-
Cek Harga BYD Atto 1 Bekas Mei 2026: Beli Sekarang Auto Cuan
-
Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut
-
Harga BBM Diesel Mencekik, Toyota Siapkan Senjata Rahasia untuk Fortuner?
-
Berapa Lama Cas Motor Listrik dari 0 Sampai 100 Persen? Ini Estimasinya
-
Jangan Keliru, Denda Tak Punya SIM dan Lupa Membawa Ternyata Beda