Suara.com - Program mobil swakemudi Google kini telah berganti nama menjadi Waymo. Perubahan ini, seperti diwartakan AFP, sesuai dengan tujuan Google untuk menciptakan transportasi yang aman dan mudah bagi publik.
Perubahan nama itu diumumkan Google, Selasa (13/12/2016) di Washington, Amerika Serikat. Selain itu Waymo juga akan resmi berdiri sendiri di bawah perusahaan induk Google, Alphabet dan akan fokus pada pengembangan teknologi kendaraan nirawak.
"Kami yakin teknologi ini akan mulai mengubah cara kendaraan bermotor bergerak di seluruh dunia, dalam cara yang lebih aman, efesien, dan lebih mudak diakses," kata John Krafcik, direktur eksekutif Waymo.
"Teknologi kami akan digunakan dalam mobil pribadi, model ridesharing, logistik, dan tranportasi publik," imbuh dia.
"Untuk jangka panjang teknologi swakemudi akan dimanfaatkan dalam cara-cara yang belum terbayangkan saat ini, menciptakan lebih banyak produk, lapangan kerja, dan layanan," jelas Krafcik yang lama bekerja untuk Hyundai.
Menurut Krafcik Waymo merupakan kepanjangan dari "new way forward in mobility". Ia menambahkan bahwa Waymo adalah "perusahaan teknologi yang memiliki misi untuk menciptakan cara-cara aman dan mudah bagi orang dan barang untuk bergerak."
Google telah mengembangkan teknologi nirawak sejak 2009 dan baru-baru ini memindahkan proyek ini di bawah pengawasan Google X, sebuah divisi yang juga mengembangkan proyek ambisius seperti balon dan drone pemancar internet.
Dalam siaran persnya Waymo menjelaskan bahwa langkah selanjutnya yang akan diupayakan adalah menyediakan mobil-mobil swakemudi untuk digunakan publik sehari-hari.
Sementara beberapa media seperti Bloomberg mengungkapkan bahwa Waymo akan bermitra dengan Fiat-Chrysler Automobile untuk membentuk sebuah perusahaan ridesharing tahun depan, yang bisa bersaing melawan Uber.
Berita Terkait
-
Ustaz Das'ad Latif Tertawa Kagum Naik Mobil Waymo Jaguar: Amerika Ini, Bukan Indonesia!
-
Geely Kembali Kirim Satelit Pemandu Mobil Nirawak ke Luar Angkasa
-
Best 5 Oto: Semarak GIIAS 2022 Akhir Pekan, Studio Berjalan, Roadster Seru Mazda MX-5
-
Baidu Kantongi Izin Operasikan Mobil Nirawak sebagai Taksi di Wuhan
-
BMW Bangun Sirkuit Khusus Uji Coba Mobil Otonom
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India
-
Sudah Tahu Harga BBM Turun per 4 Februari 2026? Ini Daftar Lengkap Tarif Pertamina hingga Shell Baru
-
Gaji UMR Masih Bisa Beli Motor Baru, Ini Daftar Pilihannya
-
Apa Kekurangan Mobil Bekas Taksi? Intip 5 Rekomendasi yang Pas Mulai Rp35 Jutaan
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan