Suara.com - Membeli mobil sport, apalagi supercar rupanya tak hanya membutuhkan uang belasan hingga puluhan miliar rupiah, tapi juga butuh kesabaran. Contohnya, seperti membeli mobil supercar Koenigsegg.
Siapa sangka, konsumen harus menunggu hingga empat tahun lamanya untuk bisa menikmati kecepatan dan kebanggaan mengemudikan mobil pabrikan otomotif terkemuka asal Swedia ini.
Hal itu sebagaimana diungkapkan pendiri Koenigsegg, Christian von Koenigsegg, saat diwawancarai Road and Track di sela-sela Geneva Motor Show 2017, 7-19 Maret kemarin.
Koenigsegg menjelaskan, sudah ada daftar tunggu selama empat tahun yang mesti dipenuhi. Berarti, jika Anda membeli sekarang, Anda baru akan mendapatkannya pada 2021.
Koenigsegg mengakui, inden tersebut terlampau lama dan merupakan sesuatu yang harus diubah. Pasalnya, perkembangan teknologi otomotif saat ini bergerak sangat cepat.
"Kami punya daftar tunggu hingga empat tahun dan kami ingin membuatnya menjadi tak selama itu. Saat ini, semakin sulit untuk menjual mobil yang baru bisa didapat empat tahun kemudian. Maksud saya, seperti apa dunia saat itu, bukan?" kata Koenigsegg.
Beberapa alasan mengapa indennya begitu lama, ucap Koenigsegg, adalah kapasitas produksi terbatas dan tawaran 100 personalisasi pada mesin V8 mereka.
Koenigsegg menerangkan, tahun ini pihaknya akan berusaha sekuat tenaga membuat dan mendistribusikan 25-30 mobil kepada para konsumen kaya mereka.
Dia berharap mampu mempersingkat inden hingga menjadi 2-2,5 tahun dengan meningkatkan produksi di berbagai area.
Baca Juga: Resmikan Mess dan Tempat Latihan, Begini Pesan Dirut Persija
Berita Terkait
-
Hypercar Listrik Singapura Tampil Perdana di Geneva Motor Show
-
Secepat Mobil F1, Hypercar Aston Martin Ambil Nama Dewi Nordik
-
Mobil 'Super' Berhiaskan Emas Ini Dibeli Konglomerat AS Asal Iran
-
Supercar Jadi Incaran Kolektor, Ditaksir Seharga Rp5 M
-
Mantan Striker City dan Liverpool Ini Beli "Supercar" Baru
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
Terkini
-
5 Mobil Matic Murah di Bawah Rp100 Juta yang Nyaman dan Irit BBM
-
Julian Johan Bawa Nama Indonesia Ke Rally Dakar 2026 Bersama Motul
-
MK Terima Gugatan Aturan Merokok Saat Berkendara Agar Dapat Sanksi Lebih Tegas
-
5 Mobil Ramah Orang Tua di Bawah Rp100 Juta: Akses Mudah, Jok Nyaman, dan Fitur Tak Ribet
-
Taksi Listrik Green SM Resmi Beroperasi di Stasius KCIC Halim
-
Terpopuler: Koleksi Kendaraan Raja Juli Disorot, Mobil Bobby Nasution Terbakar?
-
5 Moge dengan Perawatan dan Pajak Murah, Cocok Buat Tampil Gagah
-
Penampakan Nissan Gravite Diuji Coba Beredar: Pesaing Avanza, Harga Diprediksi 100 Jutaan
-
Sudah Jarang Digunakan, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mobil dengan Penggerak Roda Belakang
-
5 Mobil Matic Bekas Selevel Brio Satya, Tangguh Taklukkan Tanjakan dan Jarak Jauh