Suara.com - Honda mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan. Pabrikan mengungkap bahwa India belum siap memiliki mobil listrik dalam jumlah besar.
Pernyataan itu bukan tanpa sebab. Perusahaan menilai, kurangnya infrastuktur dan keterjangkauan pasar menjadi penyebabnya.
Presiden dan CEO Honda Cars India, Yoichiro Ueno mengatakan bahwa perusahaannya sedang mengembangkan mobil listrik namun untuk mengantisipasi mobil semacam itu dalam jumlah besar untuk meramaikan jalan India dalam waktu dekat.
"Honda sedang mengembangkan mobil listrik, namun kami yakin terlalu dini bagi India untuk membicarakan kendaraan listrik. Satu hal adalah infrastruktur dan kedua harga mobil akan lebih dari dua kali lipat (bila dibandingkan dengan mobil biasa)," kata Ueno kepada wartawan. Dalam sebuah konferensi pers.
"India sangat sensitif terhadap harga sehingga terlihat sulit (untuk mobil listrik) dan juga pembangunan infrastruktur di suatu negara sebesar India akan memakan banyak waktu," katanya.
Pernyataan tersebut mengasumsikan signifikansi setelah pengumuman baru-baru ini yang disampaikan oleh Union Power Minister Piyush Goyal bahwa negara tersebut sedang mempertimbangkan untuk memiliki armada mobil listrik sepanjang tahun 2030. Tujuannya adalah untuk menurunkan harga impor bahan bakar dan biaya operasional kendaraan.
Mayoritas pabrikan mobil baru-baru ini mengumumkan bahwa dua pertiga penjualan globalnya akan berasal dari kendaraan listrik.
"Industri otomotif diperkirakan tumbuh 7 sampai 8 persen, kami juga berharap dapat tumbuh pada tingkat yang sama di belakang peluncuran baru seperti New City dan WR-V," katanya.
Pembuat mobil asal Jepang tersebut mengatakan, telah menerima lebih dari 30.000 pemesanan untuk 'Honda City' sejak diluncurkan pada pertengahan Februari, dan 16.000 untuk Honda WR-V sejak pertengahan Maret. [Time of India]
Baca Juga: Audi Juga Akan Buat Mobil Listrik Murah Pesaing Tesla Model 3
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
9 Mobil Awet dan Irit tapi Harga Anti Gorengan: Mulai 60 Jutaan, Lengkap dengan Testimoni Pakar
-
Terpopuler: Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Mobil Hybrid Makin Dominan
-
Yamaha Byson 2026 Makin Gahar: Harga Sekaliber Honda Scoopy, Banyak Fitur Baru
-
Harga Mirip Jadi Dilema, Mending Honda Scoopy atau Yamaha Fazzio dari Aspek Fitur?
-
Chery Gandeng Mitra Lokal Garap Mobil Listrik Mungil Tantang BYD Racco
-
Kondisi Honda PCX 160 Setelah Disiksa 39 Ribu Km: Bodi 'Ambyar', Tapi Mesin Tetap Halus Tanpa Gredek
-
Kejutan Harga Mobil Suzuki Juni 2026. Ada Fronx Hingga S-Presso yang Bikin Menggoda
-
Bukan Toyota atau Honda Inilah Merek Mobil Paling Aman untuk Pengemudi Pemula dari Hasil Riset
-
Bawa Aura JDM Asli! Saudara Honda BeAT Punya Tampang Kalem, Premium, dan Menang Telak di Kenyamanan
-
Paten Yamaha R2 Bocor, Bisa Jadi Bahan Bore Up R15?