Suara.com - Salah satu raksasa industri teknologi Amerika Serikat, Intel, pada Rabu (9/8/2017), mengumumkan rencana untuk meluncurkan satu armada mobil swakemudi. Rencana itu diumumkan setelah Intel merampungkan proses pembelian perusahaan Israel, Mobileye.
Sehari setelah proses pembelian Mobileye, yang diambil alih seharga 15 miliar dolar AS, Intel mengatakan bahwa armada mobil swakemudinya, yang terdiri dari sekitar 100 unit mobil, akan mulai diuji coba di Eropa, Israel, dan Amerika Serikat pada tahun ini.
Mobileye sendiri merupakan sebuah perusahaan yang khusus mengembangkan teknologi asistensi kemudi yang menggabungkan antara teknologi optik dengan algoritma komputer, sehingga mobil bisa secara otomatis mendeteksi adanya rintangan serta menghindar dari potensi kecelakaan di jalan raya.
"Tujuan kami adalah untuk mengembangkan teknologi kendaraan swakemudi yang bisa digunakan di mana saja," kata Amnon Shashua, salah satu pendiri Mobileye yang kini bekerja untuk mengembangkan mobil swakemudi Intel.
Armada mobil swakemudi Intel ini akan menggunakan beragama jenis mobil dari berbagai merek. Mobil-mobil itu akan dibekali dengan teknologi swakemudi Mobileye.
Memang Intel tampaknya tak akan terjun menjadi produsen mobil, tetapi hanya akan menyediakan teknologi sistem swakemudi yang bisa digunakan oleh produsen-produsen mobil yang sudah mapan.
"Kami ingin para produsen mobil bisa menjual mobil swakemudi dengan lebih cepat, sembari terus memangkas biaya produksi," imbuh Shashua.
Intel berambisi menciptakan teknologi swakemudi dengan "level otonomi tingkat 4", yang dalam standar industri hanya berada satu tingkat di bawah mobil nirawak penuh atau yang sudah benar-benar tak butuh campur tangan manusia.
Dalam persaingan di pasar mobil swakemudi ini Intel akan bertarung melawan rekan senegara seperti Alphabet dengan Waymo dan Apple, yang sudah memperoleh izin untuk menguji mobil nirawaknya di California. Di AS juga ada Tesla, produsen mobil listrik, yang mobil-mobilnya sudah dibekali dengan peranti pendukung teknologi nirawak.
Sementara di Eropa Intel akan bertarung melawan Daimler, yang sudah bermitra dengan produsen komponen otomotif, Bosch, untuk mengembangkan mobil nirawak. (Phys.org/AFP)
Berita Terkait
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
ASUS ExpertBook Ultra 2026 Masuk Indonesia, Laptop Pebisnis Sultan dengan Intel Core Ultra Series 3
-
ASUS ExpertCenter D700 Mini Tower, Solusi Andal untuk Operasional Bisnis Modern
-
Intel Arc G-Series Resmi Meluncur, Prosesor Gaming Handheld Terbaru dengan Baterai Lebih Awet
-
ADVAN Resmi Meluncurkan AIGEN Ultra, Laptop AI untuk Pekerja Digital
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik
-
7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah
-
Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!
-
Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I
-
Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak
-
Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya