- Calon presiden Anies Baswedan mengajak foto bersama pria diduga petugas intelijen di rumah makan Karanganyar, Jawa Tengah.
- Anies Baswedan bersikap santai, menduga para pria tersebut berasal dari kesatuan Korem dan Kodim setempat.
- Kodam IV/Diponegoro menyatakan sedang menelusuri dan memverifikasi internal mengenai dugaan keterlibatan anggota mereka.
Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan momen santai calon presiden Pilpres 2024, Anies Baswedan, bersama sejumlah pria yang diduga petugas intelijen viral di media sosial.
Alih-alih terlihat risih karena merasa dibuntuti, Anies justru mengajak mereka berfoto bersama di sebuah rumah makan di Karanganyar, Jawa Tengah.
Dalam rekaman video yang beredar luas, Anies tampak menghampiri beberapa pria yang duduk di sudut ruangan. Dengan nada bercanda, ia meminta mereka keluar dari “persembunyian” dan mengabadikan momen bersama.
“Ayo foto bareng-bareng. Daripada sembunyi-sembunyi, toh? Kita enakan foto bareng, Mas,” ujar Anies sambil merangkul para pria yang terlihat sedikit kikuk.
Suasana kian mencair ketika Anies menanyakan asal kesatuan para pria tersebut. Dengan senyum lebar, ia menyebut satu per satu institusi yang diduga menaungi mereka.
“Ini Bapak-bapak dari Korem (Komando Resor Militer), ini dari Kodim (Komando Distrik Militer). Jenengan (Anda)?” tanya Anies. Pria di ujung menjawab singkat, “Kodim.”
Salah satu pria sempat berdalih bahwa keberadaan mereka di lokasi tersebut karena baru saja selesai berkegiatan. Namun, Anies langsung menanggapi dengan guyonan khasnya.
“Alah, ojo ngono (jangan begitu),” serunya, yang disambut tawa kecil orang-orang di sekitar.
Anies kemudian mengaku belakangan ini kerap merasa “ditemani” setiap beraktivitas. Ia menegaskan tidak merasa terganggu dan justru berterima kasih karena menganggap kehadiran tersebut sebagai bentuk pengamanan.
Baca Juga: Polemik Anies dan Kemenhut: Benarkah Negara Memfasilitasi Perusakan Hutan?
“Saya kalau ke mana-mana sekarang sering ditemenin. Jadi terima kasih sudah dijagain,” katanya.
Respons TNI
Menanggapi video yang viral tersebut, Kodam IV/Diponegoro menyatakan tengah menelusuri informasi terkait dugaan keterlibatan anggotanya dalam peristiwa itu.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV/Diponegoro Kolonel Andy Soelistyo mengatakan pihaknya masih melakukan verifikasi internal.
“Berkaitan hal tersebut, saya mohon waktu ya untuk mencari info terkait berita tersebut,” ujar Andy saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (3/2/2026).
Hingga berita ini diturunkan, video yang salah satunya diunggah akun Instagram @merindink terus menuai beragam komentar warganet. Banyak yang memuji sikap tenang dan diplomatis Anies dalam menyikapi dugaan pengawasan di ruang publik tersebut.
Berita Terkait
-
Polemik Anies dan Kemenhut: Benarkah Negara Memfasilitasi Perusakan Hutan?
-
Anies Didorong Partai Gerakan Rakyat Maju Pilpres 2029, NasDem: Kita Belum Pikirin!
-
Strategi 'Indonesia Menyala' Anies Baswedan Mulai Bergerak
-
Partai Gerakan Rakyat Dukung Anies di Pilpres 2029, Dede Yusuf Demokrat Singgung Verifikasi Parpol
-
'Anies Adalah Kami': Partai Gerakan Rakyat Resmi Lahir, Siap Jadikan Anies Baswedan Presiden
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM