Suara.com - Volkswagen, produsen mobil raksasa asal Jerman, berencana untuk memproduksi sebuah minibus listrik, dengan model dan gaya mengikut salah salah satu ikonnya, VW Kombi.
VW Kombi klasik terakhir, yang juga disebut VW T2, diproduksi di Brasil pada 2013. Mobil legendaris itu diputuskan untuk tak lagi diproduksi di Brasil karena aturan tentang keamanan berkendara di negara itu semakin ketat dan tak bisa dipenuhi VW Kombi.
Versi purwarupa VW Kombi listrik, yang disebut ID Buzz, sebelumnya pernah diumbar ke publik di pameran otomotif Detroit, Amerika Serikat dan Genewa, Swiss pada awal tahun ini. Tetapi saat itu VW belum berencana untuk memproduksinya.
Tetapi karena penuhnya permintaan untuk memproduksi lagi Kombi, VW akhirnya memutuskan untuk memproduksinya kembali.
"Setelah pameran di Detroit dan Genewa, kami menerima banyak surat dan email dari pelanggan yang mengatakan, 'tolong, produksi mobil ini'," kata CEO VW, Herbert Diess dalam sebuah pameran mobil di Pebble Beach, California, AS akhir pekan lalu.
VW Kombi listrik rencananya akan mulai dijual pada 2022. Minibus listrik ini akan dijual untuk pelanggan di Amerika Utara, Eropa, dan Cina.
Rencananya Kombi listrik ini akan dibekali dengan teknologi termutakhir. Misalnya, pintu mobil itu akan bisa dibuka hanya dengan lambaian tangan. Mesinnya akan menggunakan dua buah motor listrik dengan baterai terpasang di bagian bawah mobil.
Adapun VW Kombi atau yang dikenal dengan nama Bulli di Jerman, pertama kali diproduksi pada 1950.
Berita Terkait
-
BYD Berhasil Jadi Raja Mobil Listrik Baru Geser Dominasi Tesla dan BMW
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok
-
Volkswagen Golf GTI Rayakan Perjalanan 50 Tahun Sang Legenda Hot Hatch Dunia
-
5 Mobil Bekas Brand Eropa Terawet tapi Murah, Kisaran Rp50 Jutaan Dapat BMW hingga Mercy
-
Imbas Krisis, Volkswagen Berencana Ubah Pabrik Mobil Jadi Pembuat Iron Dome
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Usai Gagal Merger dengan Honda, Ini 3 Strategi Nissan untuk Bangkit
-
Jakarta-Bali Tanpa Pusing Isi BBM? Membedah Gila-gilaan Jarak Tempuh Teknologi Mobil BYD DM
-
Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV
-
Kecanggihan Baterai Blade BYD Dinilai Berpotensi Jadi Beban Biaya Perawatan Bagi Konsumen
-
Bukan Avanza atau Xpander, Low MPV Bekas Rp 100 Jutaan Ini Punya Bantingan Suspensi Khas Mobil Eropa
-
Strategi Toyota Perkuat Posisi di Pasar Otomotif dengan Suku Cadang Murah T-OPT
-
Berapa Harga dan Pajak BYD M6 di Indonesia?
-
Ikuti Jejak Toyota, Honda akan Jorjoran Gelontorkan 15 Mobil Hybrid
-
Berapa Harga BYD M6 DM? Ini Taksirannya Sebelum Diumumkan
-
Dominasi Daihatsu di Segmen Harga Bawah Rp 300 Juta Belum Terbendung Pesaing