Suara.com - Otoritas transportasi di pemerintahan Jepang melakukan inspeksi dadakan (sidak) lanjutan pada dua pabrik Nissan di negara tersebut, pekan ini. 'Serbuan' ini dilakukan karena dugaan kecurangan yang dilakukan Nissan dalam prosedur pengecekan akhir kendaraan.
Kementerian Transportasi Jepang, seperti dikutip dari Reuters pada Jumat (6/10/2017), mengatakan telah melaksanakan sidak di dua pabrik Nissan untuk mengetahui apakah di keduanya terdapat pula pelanggaran prosedur di tahap pengecekan akhir kendaraan.
Adapun sidak tersebut terjadi pada Rabu (4/10/2017) waktu setempat.
Sebelumnya, pada pekan lalu, pemerintah Jepang menemukan pelanggaran prosedur dalam pengecekan akhir mobil hasil produksi, saat menggelar sidak di empat pabrik Nissan. Pelanggaran ini terjadi pada sebagian besar model baru yang dijual di negara itu.
Nissan pun diwajibkan menginisiasi recall (penarikan dan perbaikan) pada seluruh mobil yang dijual selama tiga tahun terakhir, yang jumlahnya sekitar 1,2 juta unit. Proses registasi kendaraan yang baru selesai dirakit pun ditangguhkan sementara.
Di Jepang, semua kendaraan yang dijual harus diregistrasikan kepada pemerintah dan salah satu bagian dari proses registrasi adalah pengecekan akhir yang hanya boleh dilakukan oleh teknisi-teknisi besertifikat.
Namun, keempat pabrik Nissan yang disidak pekan lalu diketahui menjalani pemeriksaan final kendaraan yang dilakukan oleh teknisi tanpa sertifikat, namun ditandatangani oleh teknisi besertifikat.
Sumber anonim yang mengetahui permasalahan mengungkapkan kepada Reuters bahwa pemerintah Jepang menduga keenam pabrik Nissan melakukan praktik serupa.
Nissan, di sisi lain, mengonfirmasi kabar sidak dua pabrik mereka pekan ini. Pabrik-pabrik ini terletak di Tochigi dan Kyoto. Pabrikan Kyoto sendiri dimiliki oleh rekanan Nissan.
"Saat ini kami sedang melakukan investigasi mengenai isu inspeksi kendaraan di pabrik kami," kata Juru Bicara Nissan Motor Corporation, Nick Maxfield, via surel kepada Reuters.
Berita Terkait
-
Nissan March Berapa Silinder? Intip Harga Seken, Spek, Pajak Tahunan, Konsumsi BBM
-
Mobil Nissan Apa Saja? Intip Daftar Harganya Februari 2026 dari SUV, MPV hingga Mobil Listrik
-
Masih Mau Beli Innova? Ini Alternatif Lain yang Patut Dipinang dan Sudah Senyaman Alphard
-
Adu Mobil Bekas Mitsubishi Mirage vs Nissan March, Mending Mana?
-
5 Mobil yang Tampilannya Di-Bully Tapi Menang Fungsi
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026