Suara.com - Mitsubishi terus menggeber pembangunan diler penjualan kendaraan niaga ringan dan kendaraan penumpang, seperti Xpander, di Indonesia. Kini, 'pekerjaan rumah' Mitsubishi tinggal 44 diler lagi hingga penghujung tahun fiskal 2018 yang berakhir pada Maret 2019.
Mitsubishi menargetkan untuk membangun 143 diler kendaraan niaga ringan dan kendaraan penumpang sampai Maret 2019. Pabrikan asal Jepang ini, pada Rabu (15/11/2017), meresmikan diler Mitsubishi Batavia Bintang Berlian di Pulo Gadung, Jakarta Timur.
"Ini adalah diler ke-30 kami di Jabodetabek dan ke-99 di seluruh Indonesia," kata Direktur Penjualan dan Pemasaran PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Osamu Iwaba, dalam seremoni peresmian diler.
Dengan demikian, masih ada tugas menyebar 44 diler baru lagi hingga 16 bulan ke depan.
Diler ini sendiri merupakan hasil kerja sama antara MMKSI dengan PT. Batavia Bintang Berlian (BBB). Diler yang berlokasi di Jl. Raya Bekasi KM.19 No.20, Pulo Gadung, Jakarta Timur tersebut memiliki area showroom seluas 384 meter persegi dan 780 meter persegi.
Adapun nilai investasinya, menurut Presiden Komisaris Deta Group, Dedi Tedja, tergolong rendah karena sebelumnya diler ini merupakan diler truk Mitsubishi Fuso yang dikonversi menjadi diler kendaaraan niaga ringan plus kendaraan penumpangnya.
"Biaya investasinya hanya untuk renovasi, pergantian alat, dan segala macamnya. Kurang-lebih Rp10 miliar," kata Dedi.
Diler penjualan, servis, serta suku cadang (sales, service, spare parts/3S) ini mempunyai fasilitas purnajual empat stall untuk servis umum, satu stall inspection line, dan dua stall Mitsubishi Quick Pit (MQP). Adapun kapasitas servis per hari mencapai hingga 23 unit kendaraan.
Head of MMC Dealer Development Department MMKSI, Setia Hariadi, menjelaskan bahwa hingga akhir tahun fiskal 2017 (berakhir Maret 2018) sendiri Mitsubishi mengejar target 115 diler di seluruh Indonesia.
"Sebanyak 30 diler ada di Jabodetabek," ujarnya.
Sementara itu, dari 143 diler hingga akhir tahun fiskal 2018, jaringan penjualan plus purnajual di Jabodetabek bakal menjadi 45 diler, atau bertambah 15 outlet.
"Sudah ada progress untuk 10 diler, masih mencari lima lagi," pungkas Setia.
Berita Terkait
-
Bosan Suspensi Keras? Coba LMPV Elegan Bekas Ini, Garansi Nyaman Keluarga Tenang
-
Pakai Mesin Pajero Sport Versi Simpel, Mobil Ramah Biosolar Harga 60 Jutaan Ini Layakkah Dipinang?
-
7 Mobil 'Raja Jalanan' Identik dengan Citra Arogan, Kini Kemerosotan Harganya Bikin Segan
-
Bodi Boxy Makin Seksi, Inikah Mobil Mitsubishi Terbaru Pesaing Fortuner yang Dinanti?
-
Mitsubishi Fuso Kenalkan Skema Sewa eCanter untuk Dukung Logistik Ramah Lingkungan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?