Suara.com - Nissan mengklaim, mobil listrik Leaf generasi terbaru sementara ini telah dipesan lebih dari 10 ribu unit di Eropa, dengan distribusi yang baru akan dilakukan pada awal 2018.
Order sebanyak itu digapai dalam dua bulan setelah Nissan membuka pemesanan Leaf generasi kedua di 'Benua Biru'. Padahal, unit kendaraan baru datang ke diler-diler pada kuartal satu tahun depan, tepatnya pada Februari.
Nissan percaya, hingga pengiriman dilakukan nanti, angka pemesanan akan terus bertambah banyak. Permintaan terhadap All-New Leaf, klaim pabrikan ini, kuat dan konsisten di Eropa.
"Kami sangat senang dengan ketertarikan konsumen pada Leaf terbaru yang dibuktikan lewat angka ini. Ini membuktikan kepemimpinan Nissan di pasar mobil listrik," kata Electric Vehicle Director Nissan Europe, Gareth Dunsmore.
"Bagaimanapun, Leaf ini bukan hanya mobil listrik generasi termutakhir kami, tapi juga ikon dari Nissan Intelligent Mobility di Eropa," sambungnya.
Jika membandingkan dengan pencapaian Leaf generasi pertamanya, apa yang digapai Nissan adalah sebuah kemajuan pesat. Dahulu, dua bulan setelah pemesanan Leaf generasi pertama dibuka pada 2010 silam, Nissan hanya menerima pemesanan beberapa ratus unit.
All-New Leaf sendiri menjalani debut globalnya di Jepang pada 6 September silam. Pelopor pasar mobil listrik ini menyandang baterai 40 kWh dan motor penggerak yang menghasilkan daya 147hp, dengan jarak tempuh resmi 235 mil (378 km) berdasarkan pengetesan NEDC.
All-New Leaf diperkaya fitur-fitur semisal sistem semi-swakemudi Propilot, layar 7 inchi, dan Intelligent Around View Monitor.
Baca Juga: Nissan Siap Perkenalkan Teknologi Baru di CES 2018
Berita Terkait
-
Reinkarnasi Nissan Juke Pakai Mesin 1300cc Turbo? Begini Bocorannya
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
5 Hatchback Bekas di Bawah Rp100 Juta, Cocok Buat Belajar Nyetir dan Harga Jual Tetap Stabil
-
Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta
-
Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia