Suara.com - BMW mengumumkan rencana pemberhentian produksi sedan sport M3 generasi F-80 dalam waktu dekat. 'Suntik mati' M3 dilakukan karena tak terpenuhinya standar emisi gas buang Eropa yang makin ketat.
BMW, seperti diwartakan Autocar pada Sabtu (3/2/2018), bakal menyetop perakitan M3 pada Agustus mendatang akibat terbentur aturan polusi kendaraan terbaru di 'Benua Biru' yaitu Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure (WLTP).
WLTP menggantikan regulasi emisi gas buang sebelumnya yaitu New European Driving Cycle (NEDC).
Namun, bukan berarti M3 akan hilang dari peredaran selamanya. Pabrikan asal Jerman ini berencana meluncurkan generasi terbaru M3 yang lebih memenuhi persyaratan lingkungan dan berkemampuan lebih garang pada 2020.
Dengan emisi lebih rendah, M3 teranyar pada 2020 diekspektasikan mengeluarkan tenaga hingga 456bhp atau lebih banyak 21bhp ketimbang M3 F-80 Competition Pack.
Sebenarnya, M3 F-80 bisa saja memenuhi peraturan WLTP dengan menggunakan filter pertikel khusus di saluran pembuangan dan melakukan homologasi ulang di pabrik perakitannya. Filter dengan sertifikasi dari WLTP itu mampu menurunkan keluaran nitrogen oksida hingga di bawah standar minimal yang ditentukan.
Kendati begitu, pabrikan pesaing abadi Mercedes ini lebih memilih untuk membuat M3 mati suri saja beberapa tahun ke depan, sambil melakukan pengembangan M3 generasi termutakhir yang kini dalam tahap pengembangan.
Kebijakan berbeda diterapkan pada M4 Coupe dan Convertible. Generasi terkini dari 'kakaknya' M3 ini akan menggunakan filter baru sehingga masih akan tetap dijual.
BMW mengklaim, filter itu tak akan memengaruhi kemampuan dari M4, sehingga akselerasinya tetap sekitar 4,3 detik untuk 0-100 km per jam.
Baca Juga: BMW M Ajarkan Anda Cara Melakukan Drift
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Terpopuler: Mengenal KKB The Elite Program Cicilan Mobil Ringan, Harga Motor VinFast
-
Honda Luncurkan SUV Hybrid Baru Sekaliber CR-V, Mending Mana?
-
Daftar Daerah yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan
-
Astra UD Trucks Tegaskan Komitmen pada Kelestarian Lingkungan di Boja Farm
-
Menanti Hasil Investigasi Kecelakaan Maut Taksi Green SM, VinFast Indonesia Berdalih Entitas Berbeda
-
Perpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik, Peneliti Kembangkan AI Mutakhir
-
Misi Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Jelang Debut Moto3 Junior di Spanyol
-
Usai Gagal Merger dengan Honda, Ini 3 Strategi Nissan untuk Bangkit
-
Jakarta-Bali Tanpa Pusing Isi BBM? Membedah Gila-gilaan Jarak Tempuh Teknologi Mobil BYD DM
-
Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV