Suara.com - Pertengahan Mei 2026 dunia otomotif dan finansial kembali dipenuhi kabar menarik. Program BRI KKB The Elite menawarkan cicilan mobil semakin ringan, menjadi solusi bagi konsumen dengan budget terbatas.
Dari sisi teknologi, BYD menghadirkan inovasi jarak tempuh gila-gilaan yang memungkinkan perjalanan Jakarta–Bali tanpa pusing isi BBM, menegaskan posisi mereka di pasar kendaraan listrik.
Sementara itu, Nissan dikabarkan tertarik meluncurkan mobil murah non-EV, menambah variasi pilihan di segmen entry-level.
Dari Vietnam, VinFast meramaikan perang harga motor listrik dengan skema langganan baterai yang membuat harga makin hemat, sekaligus menekan pasar Indonesia.
Tak ketinggalan, sorotan MotoGP Catalunya muncul lewat kabar harga motor Alex Marquez yang lenyap dalam sekejap usai balapan.
1. Cicilan Mobil Semakin Ringan dengan Program BRI KKB The Elite, Cek Penawarannya!
Bagi Anda yang tengah merencanakan pembelian kendaraan impian atau sedang mencari instrumen tabungan dengan benefit melimpah, momen ini menjadi waktu yang tepat. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menghadirkan program spesial bertajuk "BRI KKB The Elite".
Program yang resmi berjalan sejak 8 Mei 2026 ini menawarkan serangkaian keuntungan menarik yang berlaku di seluruh unit kerja BRI di Indonesia.
Baca Juga: Investasi Praktis, Buka Reksadana Syariah Sekarang Melalui BRImo
2. Jakarta-Bali Tanpa Pusing Isi BBM? Membedah Gila-gilaan Jarak Tempuh Teknologi Mobil BYD DM
Perjalanan darat jarak jauh lintas provinsi selalu menghadirkan tantangan tersendiri, terutama soal efisiensi bahan bakar. Bagi pengguna mobil listrik murni (BEV), kekhawatiran kehabisan daya di tengah jalan tol atau yang dikenal dengan range anxiety masih jadi momok utama.
Namun, bagaimana jika ada teknologi yang memungkinkan Anda berkendara sejauh 1.800 kilometer—setara dengan menempuh rute Jakarta hingga Pulau Bali bolak-balik—tanpa perlu pusing memikirkan titik pengisian daya atau pom bensin?
3. Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV
Nissan tengah mencari cara untuk bangkit dari tekanan bisnis. Salah satu langkah yang sedang dievaluasi adalah menjual mobil murah buatan Tiongkok ke pasar Kanada.
Berita Terkait
-
Investasi Praktis, Buka Reksadana Syariah Sekarang Melalui BRImo
-
Cara Reset PIN Kartu ATM BRI Secara Mandiri Tanpa Perlu Datang ke Bank
-
Honda Luncurkan SUV Hybrid Baru Sekaliber CR-V, Mending Mana?
-
Cicilan Mobil Semakin Ringan dengan Program BRI KKB The Elite, Cek Penawarannya!
-
Menanti Hasil Investigasi Kecelakaan Maut Taksi Green SM, VinFast Indonesia Berdalih Entitas Berbeda
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ada Lebih dari 10 Varian, Ini Beda Harga dan Fitur Yamaha Nmax Turbo dan Nmax 155
-
5 Motor Irit Bensin, Hemat Servis dan Anti Ngebut: Pas buat Pelajar, Orang Tua Bebas Risau
-
Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan