Suara.com - PT. Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance) mengeluarkan Rp2,8 triliun untuk pembiayaan pada Januari kemarin dan hampir seluruhnya ditujukan bagi kredit kendaraan bermotor.
"Pembiayaan Januari ini baik. Di angka Rp2,8 triliun," kata Chief Executive Officer Adira Finance, Hafid Hadeli, kepada Suara.com pada Jumat (9/2/2018) di Jakarta usai penandatanganan nota kesepahaman antara Adira dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk pengembangan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan di sembilan region Indonesia.
Angka tersebut, menurut Hafid, naik sekitar 30 persen dibandingkan periode yang sama di 2016.
"Kita di Januari tahun lalu Rp2,1 triliun. Naiknya cukup banyak," tukasnya.
Namun, ia mengaku belum mendapatkan angka non-performing loan (NPF) di bulan pertama kemarin.
Lebih lanjut, dari Rp2,8 triliun, hanya 3 persen yang dikeluarkan untuk pembiayaan non-otomotif, yaitu untuk pembelian barang-barang elektronik. Sisanya disumbangkan kredit otomotif yaitu motor baru (sekitar 36 persen), motor bekas (20 persen), mobil baru (24 persen), mobil bekas (18 persen).
"Komposisinya kurang-lebih sama dengan 2017 kemarin," papar Hafid, "Secara umum kapasitas kami lebih baik dalam hal jaringan dan orang-orang kami sudah lebih siap dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun kemarin kita agak lemah di awal tahun."
Adira sendiri menargetkan pertumbuhan pembiayaan 5-10 persen tahun ini menjadi Rp34,3-35,9 triliun.
"Tahun lalu (pembiayaan kami) Rp32,7 triliun. Naik 6 persen dibandingkan dengan di 2016," sebut Hafid.
Sektor pembiayaan mobil serta motor bekas diharapkan cukup berperan dalam pertumbuhan tersebut. Pasalnya, Adira Finance kini memiliki laman daring jual-beli kendaraan bekas yaitu Momobil dan Momotor.
Tag
Berita Terkait
-
Bawa Pulang Mobil Mudik Plus Peluang Umrah Gratis? Adira Expo Berkah Ramadan Yogyakarta Solusinya
-
Adira Finance Dapet Dana Jumbo USD 100 Juta dari MUFG Singapura, Buat Apa?
-
Dewa Made Susila: Pasar Otomotif Sudah Jenuh, Saatnya Diversifikasi
-
Rahasia Adira Finance Tetap Tumbuh di 2025, Meski Otomotif Lagi Loyo! Ini Bocoran dari Sang CEO
-
Solusi Cicilan Motor Adira Macet, Ini Cara Meminta Keringanan Denda
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga