Suara.com - Perusahaan otomotif dalam negeri, PT Mobil Anak Bangsa (PT MAB), menyatakan siap memenuhi harapan Presiden Joko Widodo agar DKI Jakarta memiliki transportasi massal yang menggunakan bus-bus listrik. PT MAB bahkan mengakui jika mereka saat ini sudah dalam tahap pembicaraan dengan PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) terkait kerja sama penyediaan bus listrik.
"Kalau ditanya kesiapan, kita siap (menyediakan sekaligus memenuhi harapan Presiden Jokowi tersebut)," tegas Direktur Teknik PT MAB, Bambang Tri Soepandji, Rabu (2/5/2018) sore.
"Bahkan terus terang, kita saat ini juga sudah dalam pembicaraan dengan TransJakarta, terkait penyediaan bus listrik," tambahnya.
Secara prinsip, Bambang memastikan bahwa dengan telah adanya prototype ketiga bus produksi PT MAB, pihaknya saat ini sudah siap untuk produksi massal. Pihaknya kini tinggal menunggu keluarnya regulasi terkait hal itu saja, sebelum akhirnya benar-benar melakukan produksi massal.
Saat hadir di ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 pada awal Maret lalu dengan membawa prototype keduanya, PT MAB juga menyatakan telah menerima pesanan ratusan bus listrik. Hal itu antara dibuktikan dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan setidaknya tiga perusahaan otobus (PO) di ajang tersebut, yakni PT Steady Safe, PT Pahala Utama, dan PO Sabar Subur.
Seperti disampaikan pula sebelumnya, bus-bus listrik PT MAB rencananya akan diproduksi massal dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di atas 45 persen. Digerakkan oleh motor listrik yang dapat menyemburkan daya hingga 268 HP, sumber tenaga bus ini berasal dari baterai yang berjumlah 12.
Untuk diketahui, pada Rabu (2/5) pagi, Presiden Jokowi sempat menyampaikan harapan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk mengganti bus angkutan kota yang ada saat ini dengan bus-bus listrik. Hal itu disampaikan Jokowi saat memberi sambutan di acara pembukaan "The 42nd Indonesia Petroleum Association (IPA) Convention and Exhibition" di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta.
"Mestinya dimulai dari Jakarta dulu. Wakil Gubernur (Sandiaga Uno) di sini hadir. Ganti busnya jadi bus listrik, supaya nggak kalah," ujar Jokowi dalam kesempatan itu.
Baca Juga: Jokowi Minta Anies Ganti Bus di Jakarta dengan Bus Listrik
Tidak sekadar meminta, Jokowi bahkan menyampaikan bahwa berdasarkan artikel yang dibacanya, dia mengetahui kalau perkembangan bus listrik dan mobil listrik di Cina sudah menjadi fenomena yang mulai meluas ke berbagai negara.
"Artikel ini mengatakan di kota-kota Cina, salah satunya Shenzhen, tahun 2017 dari 16.300 bus kota dan bus angkutan publiknya telah beralih ke bus listrik," kata Jokowi.
"Fenomena bus ini (juga) sudah mulai menjalar di seluruh kota-kota lain di seluruh dunia. London, Paris, Los Angeles, dan sebentar lagi nanti Jakarta. Tapi terserah Pak Gubernur dan Pak Wagub," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu pula di bagian berikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri