Suara.com - Komunitas Toyota Fortuner yang melawan arus saat melakukan touring di daerah Anyer, Banten menjadi viral dalam sekejap. Pasalnya, rombongan touring yang diketahui sebagai komunitas pecinta Fortuner yang tergabung dalam ID42NER tersebut membuat pengguna jalan lain merasa terganggu.
Akibat kejadian tersebut, komunitas ID42NER akhirnya memberi klarifikasi dan menceritakan apa yang sebenarnya dilakukan oleh rombongan touring pada Sabtu (11/8/2018) lalu.
"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan mengurangi dampak kemacetan dikarenakan rangkaian yang sangat panjang, rombongan touring id42ner mendapat pengawalan petugas patwal," tulis Penanggung Jawab dan Ketua Acara ID42NER dalam grup Facebook pencinta Fortuner itu.
Menurutnya, rombongan Toyota Fortuner itu mengambil jalur melawan arus saat rangkaian dalam perjalanan menuju Pondok Pesantren Salafiah Al Khairiyah di Cidohok, Banten.
"Dikarenakan kondisi lalu lintas sedang dalam kemacetan parah sedangkan jadwal kegiatan ID42NER akhirnya memberi klarifikasi dan menceritakan apa yang sebenarnya dilakukan padat dan di lokasi kegiatan baksos kehadiran rombongan sudah dinanti-nantikan, petugas patwal dan kepolisian setempat, sesuai dengan wewenangnya memberi diskresi dan mengarahkan rangkaian menggunakan jalur lawan arah yang saat itu tidak terlalu ramai agar semua jadwal dan rangkaian acara baksos bisa terlaksana dengan baik," kata pihak ID42NER.
Touring sendiri diikuti oleh sekitar 70 kendaraan Fortuner. Tujuan komunitas sendiri saat itu ingin melakukan bakti sosial berupa penyampaian bantuan pembangunan madrasah bagi anak yatim piatu binaan yayasan pondok pesantren, menyampaikan santunan kepada anak-anak yatim dan orang jompo di sekitar yayasan.
"Namun kami sangat menyayangkan dan menyesali dampak rangkaian touring yang telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan lain," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
S&P Puji Danantara, Pandu Sjahrir Akui Kinerja Masih Perlu Dibenahi
-
Antre Solar Berujung Maut, Kenapa BBM Langka di Sumatra?
-
Bolehkah Ngecas HP Semalaman Ditinggal Tidur? Simak Mitos dan Faktanya Biar Baterai Nggak Cepat Soak
-
Karir Mulus Aisyah Zakiyyah di Usia 32 Tahun: Dari Jubir Menteri PU dan Kini Komisaris PTPP
-
4 Parfum Mykonos Wangi Vanila yang Dinilai Tahan Lama dalam Review Pembeli
-
3 Rekomendasi HP dengan Kamera Terbaik 200MP Rp3 Jutaan 2026, Ada Fitur AI hingga OIS
-
Cuaca Ekstrem Mengancam, Ini Strategi Baru DLH Kota Tangerang Amankan TPA Rawa Kucing
-
Kopdes Merah Putih Bakal Salurkan KUR, Bansos hingga LPG 3 Kg
-
Inkonsisten Soal Status Hukum Febrie, Kejagung Disemprot: Jangan Ada Perlakuan Khusus!
-
Kapal Berpenumpang 74 Orang Tenggelam di Selayar Sulsel, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan