Suara.com - Kepala Panitia Pelaksana Poyek Masjid Berjalan, Yasuharu Inoue dalam kunjungannyan ke Jakarta, Kamis (23/8), mengungkapkan perlu alih teknologi untuk mengadopsi masjid berjalan di Indonesia. Pasalnya, menurut Inoue, teknologi yang terdapat pada proyek bernama Mobile Mosque ini merupakan teknologi khusus yang dibuat dari Jepang.
"Teknologinya susah, jadi perlu alih teknologi. Seperti memperlebar mobil jadi lebih besar. Dan gerakan nya juga begitu smooth," ujar Inoue di Rota Hotel Menteng.
Inoue melanjutkan, perlu sumber daya manusia (SDM) khusus yang disiapkan untuk mempelajari teknologi pada masjid berjalan. Dengan begitu, pengembangannya bisa dilakukan di Indonesia.
Meski disebut masjid berjalan, Inoue menekankan, proyek yang dikembangkannya tersebut sebenarnya merupakan kendaraan multifungsi. Karena selain sebagai masjid berjalan juga bisa digunakan untuk kebutuhan lain.
"Tidak hanya untuk salat tapi juga bisa menjadi restoran halal. Karena ukurannya yang sangat besar," terang Inoue.
Sebagai informasi, masjid berjalan merupakan sebuah truk kontainer yang memang dirancang sebagai tempat salat, yang dindingnya bisa melebar sehingga bisa menampung 50 orang di dalamnya. Bus itu juga dilengkapi tempat wudhu dan berbagai kelengkapan lainnya agar orang nyaman dalam menjalankan salat lima waktu.
Inoue mengatakan, masjid berjalan itu dibuat untuk mengantisipasi kurang banyaknya masjid di Jepang pada Olimpiade 2020. Masjid berjalan itu sendiri bisa berpindah-pindah lokasi tempat pertandingan di gelar dengan mudah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Polisi Incar Pengendara yang Suka Akali Kamera ETLE di Operasi Patuh 2026
-
Taktik Cerdas Pebalap Kiandra Ramadhipa di Moto3 Junior Barcelona, Sukses Bikin Rekor di Eropa
-
Nasib Sial Tesla Cybertruck Gagal Uji Fitur Wade Mode Hingga Berakhir di Tangan Petugas
-
Cara Menjaga Performa Mesin Toyota Modern dengan Pelumas Standar Balap
-
Terpopuler: Mobil Muat Banyak Harga Under 70 Juta, Motor Mewah Honda Terbaru
-
SIM Digital Resmi Berlaku, Kartu Fisik Kini Hanya Jadi Cadangan
-
Intip 4 Warna Baru Honda Stylo 160: Varian Special Burgundy Paling Mewah, Apa Saja Bedanya?
-
Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan
-
Arai Rilis Helm Retro Rapide Neo Haga Dark Edisi Terbatas Harga Rp 7 Jutaan
-
Ilmuwan China Kembangkan Baterai Kendaraan Baru, Isi Daya Super Kencang