Suara.com - Driver ojek online (ojol) mengalami suka duka saban harinya. Tapi yang bikin geram dan kesal adalah modus fitnah dari pelanggan demi jasa gratisan.
Selain mengakibatkan driver ojol tidak mendapatkan bayaran, hal itu bisa membuat mereka kehilangan pekerjaan. Miris banget kan Sob?
Cerita modus fitnah ala pelanggan ojol demi jasa gratisan awalnya dibagikan akun Twitter @aku_driverbdg. Terlihat sebuah screenshot foto yang menggambarkan modus pelanggan nakal itu.
Yang membuat heran, si pelanggan seperti tidak merasa berdosa dengan aksi merugikan yang dilakukan.
''Seneng banget naik Grab gratis dari Cikarang ke Ciputat hanya modal top up OVO 100 ribu dan saldonya sama sekali tidak berkurang,'' kiriman akun bernama Muhammad Ramdani ke Komunitas GrabBike Indonesia.
Pelanggan tersebut kemudian membagikan trik agar bisa naik ojol gratis dengan memanfaatkan top up OVO (layanan pembayaran untuk transaksi online) untuk memfitnah driver ojol.
''Caranya: 1. Pesan GrabBike ke tujuan, 2. Saat sudah sampai laporkan driver meminta uang tambahan, 3. Selamat, deposit OVO balik lagi dan akhirnya bisa melakukan perjalanan gratis,'' lanjutnya.
Tak pelak, unggahan kontroversial itu menyedot perhatian dari netizen. Banyak dari mereka yang geram dan memberikan sindiran kepada pelanggan nakal itu.
''Kasihan banget driver grabnya dong, cuma karena biar itu orang nggak bayar ngorbanin driver disuspend, jahat banget,'' komen @brigadeNkri.
''Kuliahnya dijamin ga bakalan barokah,'' jawab @DenmasBedj0.
SUMBER: Mobimoto.com
Berita Terkait
-
Pemerintah Diminta Evaluasi Dampak Komisi Ojol 8 Persen Selama Enam Bulan
-
Bukan Cuma Thamrin, Shelter Ojol Gratis 24 Jam Bakal Menjamur di Terminal dan Stasiun
-
Bongkar Siasat Aplikator: Kenapa Potongan Ojol Turun 8 Persen Tapi Dompet Driver Tetap Kering?
-
Komisi 8 Persen Ojol Jadi Sorotan DPR, Pengemudi Kini Terima 92 Persen Tarif
-
Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN
-
Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute
-
15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa
-
Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan
-
Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD
-
Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG
-
Geledah Rumah Bupati Sukoharjo, KPK Amankan Uang Hingga Perhiasan
-
Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?
-
ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON
-
Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi