Suara.com - Di luar negeri dunia otomotif dihangatkan oleh produk-produk tereletrifikasi dan Electric Vehicle (EV) alias mobil listrik. Serta aneka ujicoba kendaraan swakemudi alias otonom. Lantas bagaimana di dalam negeri sendiri? Diperkirakan bakal ramai pula. Apalagi sektor kendaraan roda dua (R2) bertenaga listrik.
Berikut adalah pandangan Yannes Martinus Pasaribu, dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) sekaligus pengamat otomotif, seperti dikutip dari kantor berita Antara beberapa waktu lalu.
Bahwa penantian akan regulasi kendaraan listrik 2019 diperkirakan akan menjadi momentum hadirnya era baru bermacam kendaraan dengan energi terbarukan di Indonesia.
Sebagai catatan, dalam waktu dekat pemerintah akan segera menyelesaikan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang kendaraan listrik.
Dikutip dari kantor berita Antara, pada pengujung 2018 (5/12/2018), Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memaparkan bahwa rancangan Peraturan Presiden tentang kendaraan bermotor listrik ditargetkan akan selesai pada awal 2019.
"Ya targetnya (selesai) awal 2019," demikian ungkapnya saat itu.
Pengamat otomotif Yannes Martinus Pasaribu menukas, bila regulasi untuk kendaraan listrik di Indonesia sudah jelas, maka besar kemungkinan penjualan di sektor ini bakal melonjak.
Ia pun mengambil contoh keberadaan Low Cost Green Car (LCGC) yang marak sekitar lima tahun silam.
"Contohnya, dahulu 2013 - 2014 pada zaman Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, yang mengeluarkan kebijakan LCGC. Penjualan sektor itu langsung naik, karena anak milenial langsung tertarik produk LCGC. Nah kini bakal keluar aturan baru untuk kendaraan listrik, pasti banyak anak-anak generasi muda yang tertarik, karena mereka concern terhadap teknologi," papar Yannes Martinus Pasaribu.
Baca Juga: Punya Rp 80 Juta, Kamu Bisa Bawa Pulang 5 Mobil Ciamik Ini Lho
Bila nantinya aturan soal kendaraan listrik ituu telah rampung dan terealisasi, ia memprediksi pasar otomotif Tanah Air akan diwarnai dengan kemunculan berbagai sepeda motor listrik atau kendaraan R2 listrik dengan harga yang menarik.
Produsen R2 listrik diperkirakan membidik segmen generasi milenial, yang berada di rentang usia 26 - 35 tahun, sekitar 50 persen dari pangsa pasar. Serta generasi Z, di usia antara 17 - 25 tahun, sekitar 20 persen dari pangsa pasar.
Jika tren kendaraan listrik nantinya berlangsung positif, dan pemerintah konsisten dalam menjalankan kebijakan kendaraan ramah lingkungan seperti stasiun pengisian ulang atau recharging station di berbagai lokasi fasilitas umum dan harga produk terjangkau ditambah berbagai kemudahan termasuk sektor harga terjangkau, pakar otomotif serta pengajar dari ITB itu optimistis jumlah pelaku bisnis kendaraan listrik juga akan semakin berkembang.
Mari nantikan kedatangan era kendaraan listrik yang lebih marak di Tanah Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy
-
Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen
-
Kurangi Subsidi BBM Alasan Menkeu Purbaya Sepakat Berikan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Juni
-
Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya
-
Reinkarnasi Freelander Melalui Tangan Dingin Chery Siap Goyang Dominasi SUV Premium Global
-
Geely Bertekad Menjadi Toyota Versi China di Tengah Sengitnya Persaingan Industri Otomotif
-
Hitungan Gila BBM Fortuner 2026, Uang Bensin Setahun Kini Setara 18 Gram Emas Antam
-
Mobil Listrik Geely Termurah Mulai Harga Berapa? Ini Daftar Lengkapnya di Indonesia
-
Indomobil Gelar Pameran Khusus Mobil Listrik Demi Genjot Penjualan
-
Pakai Mesin Pajero Sport Versi Simpel, Mobil Ramah Biosolar Harga 60 Jutaan Ini Layakkah Dipinang?