Suara.com - Nama SsangYong Korando agaknya mudah teringat di benak karena tak lain adalah akronim uniknya; KORea cAN DO. Sebuah kendaraan roda empat (R4) jenis Sport Utility Vehicle (SUV) subcompact produksi 1983 - 2006 dengan tiga pintu, dan mulai lagi dibuat pada 2010 sampai kini, dengan lima pintu.
Dikutip kantor berita Antara dari Yonhap pada Senin (28/1/2019), SsyangYong Motor Company baru saja melansir keterangan siap meluncurkan Korando generasi ke-empat. Dan, mereka bahu-membahu menggarap produk ini bersama Mahindra & Mahindra.
Mahindra & Mahindra sendiri adalah produsen otomotif India yang saat ini memiliki 72,85 persen saham di SsangYong Motor Company. Tujuan dari peluncuran SsyangYong Korando edisi 2019 nantinya bertujuan untuk meningkatkan penjualan produsen otomotif Korea Selatan itu.
Sebelumnya, di bawah kepemilikan Mahindra & Mahindra, SsangYong juga telah melahirkan SsangYong Tivoli, yang namanya dipetik dari kota Tivoli di Italia. Akan tetapi bila dibalik pembacaannya bakal menjadi "I love It". Berjenis mini SUV, projek awal tunggangan ini disebut sebagai X100 sebelum meluncur di pasar Korea pada 2015.
Sementara projek Mahindra & Mahindra untuk SsangYong sesudahnya adalah C300 yang kelak menjadi Korando generasi ke-empat tadi. Serta diposisikan untuk mengisi pasar mulai Maret 2019.
Menurut juru bicara perusahaan SsangYong motor Company seperti diberitakan Yonhap, rincian model baru secara bertahap akan disiarkan sebelum peluncuran domestik.
Saat ini, produk SsangYong di kelas SUV adalah Ssangyong Rexton untuk kelas mid-size SUV, serta SsangYong Tivoli di kelas B-SUV atau mini SUV. hadirnya SsangYong Korando generasi ke-empat diharapkan berjaya di segmen subcompact SUV.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Riding PCX 160 ke Desa Wisata Krebet, Sinergi Astra Motor Yogyakarta Dukung Kelestarian Batik Kayu
-
Lebih Sporty dari Wuling Air EV? EV Hatchback Ini Pamer Muka Baru, Siap Rusak Harga Pasar!
-
Menanti Subsidi Baru Pemerintah Saat Pilihan Motor Listrik di Indonesia Semakin Membeludak
-
Honda Grom 2026 Meluncur dengan Gaya Balap Namun Minim Pembaruan Teknis pada Sektor Mesin
-
IBC Fokus Riset Kembangkan Paten Baterai EV yang Sesuai dengan Kebutuhan Indonesia
-
Nggak Cuma Destinator: Xpander dan Xpander Cross Juga Promo di Mei 2026, Begini Ketentuannya
-
Viral Misteri Porsche Macan Rp 2,6 Miliar Gunakan Pelat Dinas, Benarkah Milik Aparat Berpangkat?
-
Strategi Harga BYD M6 DM Demi Tekuk Toyota Veloz Hybrid di Segmen MPV Elektrifikasi
-
Tak Perlu Cas! Honda Gandeng LG Hadirkan Sistem Tukar Baterai di Vietnam
-
Strategi Honda Cetak Mekanik Profesional dari Sekolah Melalui Pos AHASS TEFA