Suara.com - Sejak awal 2019, pasar otomotif Indonesia untuk segmen Low Multi-Purpose Vehicle (LMPV) terasa terus menggeliat. Bayangkan saja, tak kurang dari lima produk baru maupun penyegaran dilempar kepada konsumen. Hal ini sekaligus menunjukkan betapa para Agen Pemegang Merek (APM) bersaing secara ketat. Salah satu rumusan untuk mengikat hati calon pembeli adalah keputusan untuk tidak menaikkan harga setiap unit mobil baru. Atau dikenal sebagai salah satu bentuk perang harga.
Lantas bagaimana cara Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menyikapi perang harga yang tengah terjadi tadi?
Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO menyatakan bahwa sebagai asosiasi, GAIKINDO tidak pernah menyentuh kebijakan pemberian label harga sama sekali.
"Harga adalah kebijakan perusahaan masing-masing. Bila ada yang ingin memberikan diskon sebesar 50 persen pun silakan," kata Yohannes Nangoi, di Jakarta, baru-baru ini.
Menurut Ketua Umum GAIKINDO itu, untuk urusan harga, KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) telah menjelaskan secara garis besar bahwa GAIKINDO tidak boleh menyinggung masalah harga. Sebab, pemberian harga atas sebuah produk adalah hak masing-masing perusahaan.
Selain itu, Yohannes Nangoi pun menegaskan, bahwa GAIKINDO juga tidak pernah membuat kesepakatan untuk menaikkan atau menurunkan harga.
"Ini soal sensitif. Akan tetapi soal perang harga di mana-mana juga terjadi. Namun, yang jelas kami tidak pernah mengatur soal harga," tutup Yohannes Nangoi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Ironi LCGC: Penjualan Anjlok 29 Persen di Kuartal Pertama 2026, Daya Tarik Mulai Memudar?
-
BYD Kalah Gugatan Merek Denza di Mahkamah Agung Indonesia dan Harus Bayar Perkara
-
Duo Mobil China Masuk 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia, Jepang dan Korea Terancam
-
Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026
-
5 Fakta Bahlil Borong Minyak Rusia untuk Indonesia, Sinyal Harga BBM Turun?
-
Inilah 10 Merek Mobil Terlaris Januari hingga Maret 2026, Honda Dapat Rapor Merah
-
Motor Matic Honda Terbaru Apa Saja? Ini 8 Tipe Paling Dicari
-
4 Mobil Listrik dengan Ground Clearance Tinggi, Gak Takut Jalan Rusak
-
Daftar Harga Motor Listrik Polytron April 2026, Mulai Rp11 Jutaan
-
Dominasi Tim Toyota Gazoo Racing Indonesia di Seri Pembuka Kejurnas Sprint Rally 2026