Suara.com - Rusaknya sebuah ruas jalan raya biasanya berawal dari volume kendaraan, baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4), yang melintas melebihi kekuatannya. Gejala awal adalah muncul rekahan atau retakan kecil di sana-sini. Tak nyaman dilewati, sudah pasti nantinya menjurus ke arah kerusakan pula.
Biaya perbaikan yang tinggi tak jarang menangguhkan upaya-upaya memperbaiki sebuah ruas jalan raya. Padahal di sisi lain, bila dibiarkan terus-menerus, retak-retak tadi akan semakin panjang.
Di luar Indonesia, telah dikembangkan cara merekatkan retakan-retakan atau rekahan kecil di ruas jalan raya. Tujuannya untuk "menunda" kerusakan jalan. Atau paling tidak menghentikan laju retakan, sampai tiba waktu dan tersedia biaya untuk memperbaikinya secara keseluruhan.
Di bawah ini adalah tautan untuk menonton langsung video tentang tips atau cara merekatkan alias menautkan kembali retak-retak di bagian jalan raya, demi menunda kerusakan secara total. Silakan langsung di-klik.
Dalam video ini diberikan keterangan bahwa retakan di jalan mampu membuat air dan partikel-partikel kecil masuk ke dalam celah retakan yang terjadi. Bila dibiarkan, bisa dipastikan bahwa kondisi jalan ini bakal semakin parah.
Sebelum rusak, lebih baik direkatkan dengan teknologi sederhana. Dalam wadah khusus berpenggerak roda, dituangkan aspal sembari alat terus dijalankan mengikuti retakan atau rekahan yang terbentuk. Tujuannya untuk menutup celah di sepanjang ruas rusak, sehingga bisa mencegah masuknya air dan partikel-partikel kecil yang merusak aspal.
Keren bukan idenya?
Mobimoto.com/Praba Mustika
Baca Juga: Bisnis Komponen Otomotif Indonesia Tergolong Menjanjikan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kelebihan Mesin Mitsubishi Pajero Sport yang Tetap Kompetitif di Segmen SUV Ladder Frame
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya