Suara.com - Rusaknya sebuah ruas jalan raya biasanya berawal dari volume kendaraan, baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4), yang melintas melebihi kekuatannya. Gejala awal adalah muncul rekahan atau retakan kecil di sana-sini. Tak nyaman dilewati, sudah pasti nantinya menjurus ke arah kerusakan pula.
Biaya perbaikan yang tinggi tak jarang menangguhkan upaya-upaya memperbaiki sebuah ruas jalan raya. Padahal di sisi lain, bila dibiarkan terus-menerus, retak-retak tadi akan semakin panjang.
Di luar Indonesia, telah dikembangkan cara merekatkan retakan-retakan atau rekahan kecil di ruas jalan raya. Tujuannya untuk "menunda" kerusakan jalan. Atau paling tidak menghentikan laju retakan, sampai tiba waktu dan tersedia biaya untuk memperbaikinya secara keseluruhan.
Di bawah ini adalah tautan untuk menonton langsung video tentang tips atau cara merekatkan alias menautkan kembali retak-retak di bagian jalan raya, demi menunda kerusakan secara total. Silakan langsung di-klik.
Dalam video ini diberikan keterangan bahwa retakan di jalan mampu membuat air dan partikel-partikel kecil masuk ke dalam celah retakan yang terjadi. Bila dibiarkan, bisa dipastikan bahwa kondisi jalan ini bakal semakin parah.
Sebelum rusak, lebih baik direkatkan dengan teknologi sederhana. Dalam wadah khusus berpenggerak roda, dituangkan aspal sembari alat terus dijalankan mengikuti retakan atau rekahan yang terbentuk. Tujuannya untuk menutup celah di sepanjang ruas rusak, sehingga bisa mencegah masuknya air dan partikel-partikel kecil yang merusak aspal.
Keren bukan idenya?
Mobimoto.com/Praba Mustika
Baca Juga: Bisnis Komponen Otomotif Indonesia Tergolong Menjanjikan
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi
-
Punya Fitur Torque Splitter ala Mobil Balap, Sehebat Apa Handling Audi S3 Verve Edition?
-
Mitsubishi Destinator Bawa Standar Baru SUV Tujuh Penumpang dengan Kabin Praktis
-
Jarak Tempuh Mobil Listrik Bisa Berkurang Drastis Akibat AC Saat Cuaca Panas
-
Tak Cuma Ganti Baju, BYD Atto 3 Generasi Baru Kini Pakai RWD! Tenaga Tembus 240 kW
-
Desain Mirip Vario 160 Tapi Lebih Canggih, Skuter Matic Ini Cukup Menggoda dan Layak Dibeli
-
5 Daftar Motor 'Haus Bensin' Ini Sering Bikin Pemiliknya Nyesel Meski Harganya Menggoda
-
Mengenal Teknologi ADAS Chery Q Sebagai Solusi Berkendara Aman di Perkotaan
-
Mitsubishi Pajero Sport Dapat Cashback Rp 10 Juta saat Harga Solar Melambung
-
Honda Super Cub Edisi Hello Kitty, Bedah Perbedaan dari Versi Standar yang Bisa Jadi Inspirasi Modif