Suara.com - Beberapa hari terakhir, pecinta otomotif di Jawa Timur tengah dihebohkan dengan seorang pria yang tantang anak motor gede (Moge) se-Jatim, untuk adu balap motor di sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur.
Tantangan tersebut pun diterima oleh seorang pemilik Suzuki GSXR1000R. Tanggal dan peraturan adu balap Honda CBR250RR dengan Suzuki GSXR1000R ini sudah dibuat, tapi ternyata balapan dibatalkan dengan klarifikasi dan permintaan maaf.
Video klarifikasi dan permintaan maaf itu diunggah oleh akun Instagram @herex_elite, yang merupakan komunitas moge di Surabaya, Jawa Timur.
Meskipun cenderung membela pemoge Suzuki GSXR1000R, si penerima tantangan. Namun akun @herex_lite memang selalu memberikan update terkait tantangan balap motor antara Honda CBR250RR dan Suzuki GSXR1000R di sirkuit GBT.
Pada Selasa (16/4) akun @herex_elite kembali mengunggah video yang ternyata berisi klarifikasi dan permintaan maaf dari @dimas_nabrawi, pria yang menantang anak moge se-Jatim.
''Ini permohonan maaf mas @dimas_nabrawi kalo dari mimin cuma satu hal aja, jangan coba merusak hubungan baik kita semua komunitas motor se Jawa Timur. Jangan hancurkan hubungan baik ini dengan kata2 yang kurang tepat, yang entah dilakukan secara sadar atau ada pihak yang ingin menjadikan anda sebagai kambing hitam,'' tulis @herex_elite.
Melanjutkan ''...Dengan mohon maaf sebesar"nya balap ini dibatalkan karna penantang juga sudah meminta maaf dan banyak pertimbangan yang harus kita semua jaga untuk kepentingan kita bersama.''
Pada video berdurasi satu menit itu, @dimas_nabrawi mengatkaan ''Saya Dimas, meminta maaf atas kata yang sudah saya lontarkan. Untuk kepentingan bersama, race ini saya tiadakan. Biar tidak ada perpecahan di antara bikers... Sekali lagi, dengan tidak mengurangi rasa hormat saya, saya meminta maaf kepada semua kalangan jika tersinggung dengan perkataan saya kemarin.''
Video klarifikasi serta permohonan maaf ini, bikin warganet yang telah menantikan balapan antara Honda CBR250RR dan Suzuki GSXR1000R di sirkuit GBT ini pun kecewa.
Baca Juga: Berkelahi Saat Balapan, Dua Pebalap Ini Dihukum Dua Tahun
Meski begitu, pembatalan race ini nampaknya jadi solusi terbaik, supaya tidak ada perpecahan di komunitas motor biasa maupun moge di Surabaya, Jawa Timur.
Jadi sudah jelas ya, Sob, dengan klarifikasi dan permintaan maaf di atas, tantangan balap motor untuk anak moge se-Jatim pun ditiadakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
Tragedi Pilu Kecelakaan di Bekasi, Benarkah Medan Magnet Rel Kereta Bikin Mobil Mogok?
-
Manfaatkan Fasilitas Pabrik Milik Hyundai, Kia Carens Versi Listrik Meluncur Akhir Tahun
-
Kenapa Mobil Bisa Mogok di Rel Kereta Api? Ini Fakta Ilmiah di Balik Tragedi Bekasi Timur
-
Taksi Green SM Pakai Mobil Listrik Apa? 2 Tipe Ini Paling Banyak Dijadikan Armada
-
5 Kecelakaan yang Libatkan Mobil Listrik VinFast Armada Taksi Green SM, Tak Cuma di Bekasi
-
Harga dan Spesifikasi Mobil VinFast Pemicu Kecelakaan Kereta Api Bekasi, 98 Orang Jadi Korban
-
Taksi Green SM Punya Siapa? Konglomerat Vietnam Disorot Usai Tragedi KA Argo Bromo Vs KRL
-
Kia Banting Harga Carens dan Sonet 2026 Jadi Lebih Murah Cek Daftar Lengkapnya
-
Profil Green SM, Taksi Listrik di Balik Tabrakan Kereta di Bekasi
-
Vinfast, Mobil 300 Jutaan Jadi Pemicu Kecelakaan Kereta Bekasi, Belum Ada Kata 'Maaf' dari Green SM