Suara.com - Blue Bird, Senin (22/4/2019), resmi memperkenalkan armada mobil listrik dalam jajaran taksinya. Sebagai tahap awal perusahaan itu menggunakan 29 unit mobil buatan BYD dan Tesla.
Armada taksi mobil listrik Blue Bird itu, yang terdiri dari 25 unit BYD e6 A/T dan 4 unit Tesla Model X 75D A/T, akan mulai melayani publik pada pada Mei 2019.
Lantas, berapakah tarif taksi mobil listrik Blue Bird itu?
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi mengatakan, tarif mobil listrik untuk masih sama dengan tarif taksi biasanya.
Untuk diketahui, saat ini pengaturan tarif taksi masih diatur oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Tarif taksi diatur dalam aturan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 117 Tahun 2018 Tentang Angkutan Umum Tidak Dalam Trayek.
"Harga belum ditentukan, sementara pakai harga yang lama. tapi kalau memang ada perubahan, nanti kita buat," kata Budi saat ditemui usai peluncuran taksi Mobil Listrik di Kantor Pusat Blue Bird, Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).
Sementara, Direktur PT Blue Bird Tbk (BIRD), Adrianto Djokosoetono mengungkapkan, tarif taksi mobil listik nantinya bakal sama pada tarif taksi biasanya.
Dia menerangkan, untuk layanan taksi mobil listrik Blue Bird tarif yang dikenakan untuk buka pintu Rp 6.500 dan tarif perjalanannya Rp 4.500 per kilometer.
Sedangkan, untuk layanan taksi mobil listrik Silver Bird tarif yang dikenakan untuk buka pintu sebesar Rp 17.000 dan tarif perjalanannya Rp 9.000 per kilometer.
"Masih sama dengan Blue Bird lainnya, karena saat ini belum dapat mobil murah, walaupun tarifnya lebih murah," ujar Adrianto.
Berita Terkait
-
Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan
-
Bedah Data: Penjualan Mobil Listrik Polytron 2026 Kalahkan Brand Tenar dari Jepang dan Jerman
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan
-
Mobil Keluaran 90-an yang Direkomendasikan Pakar: Desain Timeless, Bertenaga, Lebih Murah dari Motor
-
Bedah Data: Penjualan Mobil Listrik Polytron 2026 Kalahkan Brand Tenar dari Jepang dan Jerman
-
Sistem Infotainment Mobil Modern Dinilai Mengancam Keselamatan Berkendara
-
Bukan Indonesia, Negara Ini yang Jadi Tempat Kelahiran Yamaha R2?
-
Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia
-
Studi: Gen Z Tak Bisa Ganti Ban Mobil Senidiri saat Ban Bocor
-
Ada 9 Varian: Simak Perbedaan Harga dan Fitur Yamaha Aerox Biar Nggak Bingung
-
Touring Seru di Tanah Rencong Komunitas Motor Jelajahi Destinasi Ikonik Sambil Edukasi Mesin
-
Update Klasemen Moto3 Junior M Kiandra Ramadhipa Terpaut Sembilan Poin dari Puncak