RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Jum'at, 31 Mei 2019 | 17:00 WIB
Melakukan pengereman pada mobil. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Pengecekan kondisi mobil sebelum mudikers atau para pemudik mengaspal bersama keluarga dalam Mudik Lebaran 2019 atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah sangatlah perlu dilakukan. Dari semua komponen yang harus diperiksa, mengganti minyak rem ternyata menjadi hal terlupakan.

Untuk itu, Reno Trihandoko, Supervisor Fleet Diler Mitsubishi Cikokol Tangerang menyarankan, bahwa minyak rem patut diperiksa untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

"Jangan sampai kita sudah jalan jauh ternyata rem tidak berfungsi atau macet," ujar Reno Trihandoko kepada Suara.com.

Reno Trihandoko menjelaskan, rem yang macet umummya bisa terlihat dari putaran ban. Umumnya ketika ban diputar akan terasa berat atau seret.

Namun demikian, tambah Reno Trihandoko, terkadang perlu dilakukan pembongkaran untuk melakukan pemeriksaan. Karena rem macet terkadang juga bisa disebabkan dari kondisi kaliper rem yang sudah kurang baik.

"Faktor utama, karena biasanya kurang sering mengganti minyak rem. Karena minyak rem itu ada temponya, bukan berarti kita berpatokan pada kilometer saja," kata Reno Trihandoko.

Selain kilometer, disebutkan pula bahwa penggantian minyak rem juga bisa berpatokan juga pada waktu. Sebaiknya, saran Reno Trihandoko, penggantian jangan sampai telat untuk menghindari rem tidak berfungsi dengan baik.

Standarnya penggantian minyak rem itu di kisaran 20 - 40 ribu km. Jadi beda dengan oli mesin.

"Kalau jenjang waktunya dua tahun sudah harus ganti. Jadi bukan berarti kalau kendaraan lebih sering diam dan kilometer tidak jalan jadi tidak perlu diganti," tegas Reno Trihandoko.

Jadi, tak ada salahnya perhatikan minyak rem sebelum mengaspal di rute Mudik Lebaran 2019.

Komentar