Suara.com - Bagi para pemudik atau mudikers Lebaran 2019 atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, ada kesempatan untuk mengaspal bersama produk-produk non-emisi atau bertenaga listrik. Fasilitas ini disediakan bagi mereka yang menggunakan Bandara Soekarno - Hatta atau Soetta sebagai bagian dari kegiatan mudik dan balik.
Setelah bepergian dengan moda pesawat terbang atau layanan udara dan mendarat di Terminal 3 (T3) Bandara Soetta, telah tersedia taksi Blue Bird bertenaga listrik. Hal ini adalah bagian dari kebijakan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai Eco Airport.
Dikutip dari rilis pers Blue Bird kepada Suara.com, serta kantor berita Antara, di pamungkas Ramadan 2019, PT Blue Bird Tbk menghadirkan taksi listrik di Bandara Internasional Soekarno - Hatta untuk mendukung terciptanya eco airport atau bandara dengan kualitas udara lingkungan yang baik.
"Kerja sama ini dapat terealisasikan seiring dengan kesamaan visi antara kedua perusahaan dalam mendukung kelestarian lingkungan, yang dimulai dari langkah kecil. Kami berharap adanya armada taksi listrik kami di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta bisa menjadi dukungan Blue Bird terhadap implementasi yang dilakukan oleh Angkasa Pura II dalam menjadikan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai Eco Airport," ujar Noni Purnomo, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk.
"Kerja sama antara Angkasa Pura II dan Blue Bird dalam menghadirkan taksi listrik diharapkan bisa menjadi stimulus agar konsep eco airport bisa menyentuh lebih luas lagi ke sektor lainnya di Bandara Soekarno-Hatta," tambah Muhammad Awaluddin, dari Angkasa Pura II.
Ditinjau dari pengadaan kualitas udara bersih, Bluebird berencana mengoperasikan 200 unit mobil listrik hingga 2020. Diklaim bahwa penggunaan ini mampu menghilangkan 434,095 kg remisi karbon dioksida atau konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak 1.898.182 L.
Lantas dengan penambahan hingga mencapai 2.000 unit mobil listrik pada periode 2020 - 2025, diharapkan menghilangkan 21.704.760 kg emisi karbon dioksida atau setara dengan konsumsi BBM sebanyak 94.909.091 L.
Ditinjau dari spesifikasi, mobil listrik Blue Bird tersedia dalam unit BYD e6 A/T untuk jajaran Blue Bird, serta Tesla Model X 75D A/T untuk jajaran Silver Bird.
Asyik bukan, selesai mudik bisa ikut merasakan berkurangnya sisa pembakaran di udara karena mobil bertenaga listrik atau non emisi. Jangan lupa, lokasinya di T3 Bandara Soetta.
Baca Juga: Kebijakan Tarif Baru Amerika Serikat Berdampak pada Industri Otomotif
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?