Suara.com - Kualitas bengkel menjadi salah satu pertimbangan pemilik kendaraan saat menjatuhkan pilihan "memeriksakan" atau "mengobati" mobilnya. Oleh karena itu, tak heran bila ada pemilik kendaraan yang setia pada satu bengkel. Atau dengan kata lain, hanya menaruh kepercayaan pada bengkel spesifik untuk layanan servis kendaraan.
Kualitas bengkel biasanya ditentukan dari sumber daya manusia atau teknologi yang digunakan. Dan teknologi penunjang biasanya sangat berpengaruh terhadap kualitas bengkel sendiri.
Membandingkan bengkel di Indonesia, Himawan Putra Corporation bersama para mitra bengkelnya, belum lama ini melakukan studi banding ke Vietnam.
Benar saja, ternyata mesin yang digunakan di bengkel-bengkel Vietnam adalah mesin-mesin canggih yang dioperasikan secara otomatis. Hal ini didukung pekerja mereka: sangat gesit lagi cekatan, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi mereka.
Para peserta studi banding diperkenalkan kepada bengkel yang menjadi wakil dari Hunter Engineering Company Vietnam, dan diajak mengunjungi beberapa bengkel di sekitar Hanoi, Vietnam sebelah utara untuk melihat perkembangan bisnis bengkel di Vietnam.
"Kami mencoba memberikan sudut pandang dan strategi bisnis dengan mengajak para mitra agar bisa membandingkan serta melihat perkembangan teknologi, juga bisnis bengkel di sini (Vietnam)," jelas Faizal Ramadani, Marketing Manager Himawan Putra Corporation, dalam keterangannya.
Sementara itu, Mr. Son pemilik bengkel Nha ti Tire Hanoi menjelaskan, para pebisnis perbengkelan di Vietnam lebih senang berinvestasi pada mesin - mesin bengkel ketimbang harus mengeluarkan uang banyak untuk urusan desain dan penampakan interior bengkel. Alhasil, mesin-mesin yang mereka gunakan sangat canggih dan sesuai kebutuhan.
"Mengapa kami memilih Hunter sebagai penunjang bengkel kami, karena Hunter satu-satunya yang mendukung kinerja bengkel kami, baik dari sisi kecepatan, akurasi dan efisiensi. Terlebih pemerintahan kami sangat ketat dalam peraturan berkendara terutama dari segi keamanan dan pemerintahan kami sangat memperhatikan itu,” jelasnya.
Baca Juga: Industri Otomotif Alami Perubahan, Startup Jadi Andalan
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?
-
Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh