Suara.com - Ducati untuk kawasan Amerika Utara melakukan penarikan kembali atau dikenal sebagai recall untuk serangkaian seri Panigale. Yaitu model Panigale V4, Panigale V4 S, Speciale, serta model R yang diproduksi kurun 2017 - 2019.
Adapun kebijakan ini, seperti dikutip dari RideApart, terpaksa dilakukan karena terjadi permasalahan teknis. Penutup tangki bahan bakar mengeluarkan bunyi saat dibuka, serta berpotensi menyebabkan cedera saat si pengendara sepeda motor akan mengisi bahan bakar.
"Jika Anda membuka tutup pengisi bahan bakar dan mendengar desisan yang bisa didengar, jangan langsung membukanya. Sebaiknya tunggu sampai desis berhenti sebelum membuka tutup bahan bakar," demikian tulis salah seorang pemilik model Panigale.
Menurut laporan penarikan resmi dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) atau badan transportasi Amerika Serikat, tanggal produksi pada model terdampak meliputi produk yang dilansir 12 September 2017 - 20 Mei 2019. Sementara kode produksi adalah ZDMDAGNW2JB000029 dan ZDMDAGNW7KB010380.
Ducati memperkirakan akan ada sekitar 1.880 produk yang harus recall. Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, rencananya produsen sepeda motor asal Italia ini akan segera menghubungi pemilik untuk melakukan perbaikan ke bengkel resmi terdekat.
Recall akan mulai dilakukan 13 - 20 Juni 2019, dengan pemberitahuan akan dikirimkan kepada pemilik kurun 13 - 20 Juli 2019.
Sebagai informasi, Ducati sebenarnya sudah pernah melakukan recall terhadap Panigale V4, V4 S, dan V4 S Speciale untuk tahun produksi 2018-2019 pada akhir tahun lalu. Penarikan itu berasal dari sistem pendingin oli pada Panigale V4, yang mengalami kebocoran pada saluran output.
Menurut dokumen recall NHTSA, saluran output pendingin oli bisa mengalami keretakan selama penggunaan ekstrem, seperti ketika superbike 1.103 cc digunakan pada trek balap. Penarikan kembali akan dilakukan pada 1.663 unit Ducati Panigale V4.
Baca Juga: Keren, Selandia Baru Suguhkan Wisata Bagi Pemobil dan Pemotor!
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Motul Caplok Saham EMP demi Dorong Pertumbuhan Balap Endurance di Asia Pasifik
-
5 Jaket Anti UV Cocok untuk Cewek Naik Motor Tiap Hari, Harga Murah Cegah Kulit Gosong Saat El Nino
-
Pemerintah Pusat Dorong Pemda Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Cara Bikin New Veloz Hybrid Tetap Irit Saat Harga BBM Meroket
-
5 Skuter Listrik Jarak Tempuh Terjauh Tembus 40 Km, Bisa Buat Berangkat Kerja, Harga Mulai 6 Jutaan
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater, Kabin Lega Harga Masuk Akal
-
6 Cara Ekstra Hemat Baterai Mobil Listrik saat di Jalan, Gak Perlu Sering Mampir SPKLU
-
Xpander Kokoh Destinator Jadi Kejutan, Mobil Mitsubishi Terlaris 2026 Tipe Apa?
-
5 Mobil Listrik dengan Kursi Pijat, Perjalanan Jauh Anti Pegal
-
Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi Saat Harga BBM Terus Melambung