Suara.com - Mobil elektrik Honda e semakin menunjukkan jati dirinya. Bukan lagi urusan desain, kini sebuah infografik yang memperlihatkan jeroan Honda e, sekaligus memberikan informasi tentang sistem penggerak roda belakang yang akan digunakan.
Produsen mobil asal Jepang, Honda semakin menampakkan wujud mobil elektriknya, Honda e yang kemudian diketahui akan menggunakan sistem penggerak roda belakang alias RWD (Rear Wheel Drive).
Dilansir Car Throttle, mobil elektrik pertama dari Honda akan ditenagai baterai 35.5 kWh yang dilengkapi dengan pendingin cairan.
Punya desain mobil yang kompak, Honda e nampak futuristik dengan balutan warna silver dengan kombinasi warna biru.
Berdasarkan infografik tersebut, Honda e juga akan dilengkapi dengan fitur bernama Rapid Boost yang akan meningkatkan kecepatan waktu isi ulang baterai hingga 80 persen.
Kemudian ada fitur bernama Power Up, yang mempermudah pengguna untuk mengisi daya baterai lengkap dengan indikator baterai.
Honda juga mengklaim sasis mobil ini kuat dan responsif. Pada infografik tersebut disebutkan Honda e akan menggunakan suspensi independen yang akan memberikan pengalaman berkendara yang responsif.
Honda e juga disebut memiliki distribusi bobot yang merata berkat titik grafitasi yang berada di tengah sasis.
Terakhir, yang utama, Honda memamerkan sistem penggerak roda belakang yang menempatkan motor elektrik tepat di atas roda belakang.
Baca Juga: Tak Perlu Ke Dubai, Lokasi di Jakarta Ini Juga Banyak Mobil Sport
Lebih lanjut, Honda juga meyakinkan bahwa produksi Honda e sudah sampai 95 persen dan tidak akan jauh dari desain purwarupa (prototype) yang selama ini sudah beredar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran
-
Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?
-
Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam
-
Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money